Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
SAMPAH menumpuk di Kali Baru, Jalan Raya Bogor, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok. Sampah terlihat menumpuk hingga sejauh 500 meter.
Dari pantauan di lokasi, tumpukan sampah yang berada di kali adalah sampah rumah tangga, lainnya potongan kayu, bambu dan plastik.
"Sampah-sampah yang menumpuk ini diperkirakan sampah kiriman dari hulu kali," kata Koordinator Satgas Banjir Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok Dadan di lokasi, Rabu (27/1).
Namun, kemungkinan banyak juga warga Kota Depok membuang sampah di kali tersebut.
Baca juga: Pemprov DKI Perpanjang Jam Operasional Transportasi Umum
Ia mengaku, dampak dari penumpukan sampah warga sekitar Kali Baru ini adalah, saat musim penghujan, terjadi banjir.
"Sebenarnya, Satgas Banjir DPUPR sering membersihkan sampah dengan cara manual. Namun, volume sampah kiriman tersebut lebih banyak. Jadi terlihat kerja satgas sia-sia," jelasnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok Dadan Rustandi mengungkapkan tumpukan sampah di Kali Baru sudah terjadi sejak beberapa hari silam.
"Kami bersama Satgas Banjir sedang memversihkan tumpukan sampah tersebut. Ini hari kelima melakukan pengangkatan sampah," katanya.
Ia mengatakan sampah yang menumpuk dan menutup aliran kali adalah kiriman dari hulu kali saat hujan deras turun beberapa waktu lalu.
"Sampah yang menumpuk ini membuat air kali tersumbat," ujarnya.
Dadan mengatan pihaknya akan terus berjibaku melakukan pembersihan dan mengangkutnya ke tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Cipayung, Kota Depok.
"Kita maksimalkan pengangkuan sampah bisa selesai secepatnya," tegasnya. (OL-1)
Selain kendala fisik, pasar tersebut juga kerap dijadikan tempat berkumpulnya gelandangan dan pengemis
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Sebagian wilayah Condet, Jakarta sudah kebanjiran, Jumat (30/1).
Kondisi ini memaksa pengendara untuk ekstra waspada dan menurunkan kecepatan secara drastis guna menghindari kecelakaan.
Jarak struktur bangunan yang tidak terlalu menempel pada lereng menjadi faktor kunci minimnya dampak fatal.
Pemerintah Kota Depok turut mengeluarkan peringatan dini bagi warga, terutama bagi mereka yang bermukim di daerah dengan topografi perbukitan atau dekat aliran sungai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved