Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Perhubungan (Menhub) mengungkapkan, hari ini (21/1) merupakan operasi terakhir tim SAR gabungan dalam pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Pencarian pesawat dan korban kecelakaan tersebut telah dimulai sejak (9/1) lalu.
Basarnas, ungkap Budi, telah melakukan operasi selama tujuh hari dan sudah melakukan perpanjangan dua kali tiga hari. Tim SAR gabungan pun telah mengidentifikasi 43 jenazah korban.
"Hari ini hari ini adalah hari terakhir perpanjangan dari pada Basarnas. Ini berbagai pertimbangan kita menutup operasi SAR hari ini," ungkap Budi dalam tayangan Breaking News Metro TV, Jakarta, Kamis (21/1).
Namun demikian, lanjut Menhub, pihaknya berkomitmen melakukan upaya pencarian dengan mengalihkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dalam pencarian bagian kotak hitam lainnya, yakni cockpit voice recorder (CVR).
Baca juga: Satu Keluarga Tertimbun Longsor di Hulu Sungai Tengah Kalsel
Upaya pencarian itu akan difokuskan di sekitar perairan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, titik perkiraan jatuhnya pesawat tersebut pada Sabtu (9/1) lalu.
"Kami berkomitmen tetap melalukan upaya pencarian dan mengalihkan ke KNKT, di mana KNKT sudah mendapatkan kesepakatan dari Bapak Kasal TNI dan Polri untuk melalukan operasi lanjutan di pulau Lancang. Tentu apa yang dilakukan untuk menemukan CVR," jelas Budi.
Budi juga mengatakan, hingga sore ini, tim DVI Polri sudah mengumpulkan 324 kantong jenazah. Sebanyak 43 identitas korban teridentifikasi dan 32 di antaranya sudah diserahkan ke ahli waris korban.
Seperti diketahui, pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang membawa 62 penumpang termasuk kru pesawat, hilang kontak di Kepulauan Seribu pada (9/1), tidak lama setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta. Situs FlightRadar24 menyebutkan bahwa pesawat itu hilang dari radar di ketinggian 10 ribu kaki dalam 1 menit. (OL-4)
Adapun operasi SAR yang menjadi perhatian masyarakat antara lain kecelakaan pesawat pada 3 Agustus 2025 terhadap pesawat latih PK-S126 yang jatuh di Desa Benteng, Ciampea.
Penumpang dan awak pesawat Smart Air rute Nabire-Kaimana dipastikan selamat setelah pesawat melakukan pendaratan darurat di kawasan pantai dekat Bandara Nabire.
Ia mengatakan dua korban diduga tertimbun longsor saat bekerja di area pertanian/perkebunan dan jauh dari pemukiman penduduk.
Operasi pencarian dan evakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK THT di Pegunungan Bulusaraung, Sulawesi Selatan, resmi ditutup pada Jumat (23/1) malam.
BADAN Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas, akan mengevaluasi kelanjutan operasi pencarian dan evakuasi korban pesawat ATR 42-500
Kepala Basarnas RI Marsekal Madya TNI Moh Syafi'i mengungkapkan tim SAR gabungan melakukan evakuasi dua kantong berisi bagian tubuh korban kecelakaan pesawat IAT ATR 42-500.
Keempat maskapi tersebut adalah Lion Air, Airfast Indonesia, Sriwijaya Air, dan NAM Air.
FANDY Lie (FL), adik bos Sriwijaya Air Hendry Lie segera diadili dalam kasus tindak pidana korupsi pengelolaan tata niaga komoditas timah.
KEJAKSAAN Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) menyampaikan pihaknya belum dapat memanggil bos Sriwijaya Air atau tersangka dari kasus korupsi timah, Hendry Lie alias HL
Permasalahan yang dimaksud yaitu perubahan thrust lever (tuas dorong) sebal kiri menjelang ketinggian 11 ribu kaki.
Nurcahyo mengaku pihaknya tak mengetahui penyebab suara pilot tak terekam. Diduga, pilot tidak menggunakan headset atau perangkat komunikasi selama mengudara.
“Bahwa benar adanya akun Instagram Sriwijaya Air telah diretas, dan kini kami berupaya secepatnya agar akun tersebut pulih seperti sediakala."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved