Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA DPR dari Fraksi PAN Ahmad Yohan menyebut Menteri Sosial Tri Risma Maharani melakukan parodi pencitraan yang dinilai ugal-ugalan. Pihaknya meminta Risma untuk fokus pada penanganan bantuan sosial (bansos) bukan justru melakukan pencitraan politik untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI yang masih jauh.
"Di tengah kondisi negara yang ruwet, Bu Risma tak pantas melakukan parodi pencitraan yang ugal-ugalan. Jangan menyelam di air keruh. Ia bukan lagi Wali Kota Surabaya. Saat ini dirinya menteri sosial. Tak ada manfaatnya bagi rakyat yang saat ini tengah menghadapi situasi sulit saat pandemi dengan parodi pencitraan. Pilgub DKI masih jauh," kata Ahmad dalam keterangan resminya, Kamis (7/1).
Menurutnya, hal paling urgen saat ini yaitu menata ulang struktur organisasi kerja bansos. Tujuannya, bantuan yang diterima rakyat tidak seburuk sebelumnya. Risma disarankan fokus mengurus mitigasi sosial terkait dampak pandemi.
Ia melanjutkan untuk skala kerja, Risma ialah seorang menteri yang memiliki urusan nasional. Adapun lingkup kerja menteri itu terkait masalah-masalah sosial berskala nasional. Risma pun disebutnya bukan menteri sosial DKI Jakarta. Ahmad mengatakan yang ditemukan Risma itu levelnya tugas lurah atau kepala desa.
"Apalagi temuannya terkait tunawisma di Kawasan Sudirman itu tidak bisa diverifikasi, apakah itu warga Jakarta atau bukan. Jakarta ini episentrum kegiatan ekonomi. Penduduk dari daerah satelit seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi pada siang hari melakukan mobilisasi ke Jakarta untuk mengais rejeki. Itu sebabnya, secara demografi, jumlah penduduk di Jakarta saat siang dan malam hari berbeda," ungkapnya.
Ia pun mengkritik semestinya Risma mengetahui hal-hal teknis seperti ini, sehingga tidak asal berbicara. Apalagi warga tunawisma di kawasan Sudirman-Thamrin dinilainya tidak masuk akal. Pasalnya di sana merupakan kawasan perkantoran dan bisnis.
"Kawasan itu bukan permukiman. Apalagi hasil temuan blusukan Risma itu tidak terverifikasi," tegasnya. (OL-14)
KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) terus mengintensifkan upaya pemulihan pascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Kementerian Sosial akan menyalurkan bantuan usaha sebesar Rp5 juta per keluarga terdampak bencana. Bantuan ini disalurkan melalui Pokja Pemberdayaan Pasca Bencana.
KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan BNPB, TNI, Polri, BPBD dan Pemda terus mempercepat upaya distribusi bufferstock logistik,
SEKRETARIS Jenderal Kemensos Robben Rico mengatakan penerima BLT kesra sudah 85 persen dari target, sedangkan Menko Airlangga mengatakan sudah 26,2 juta orang menerima bantuan itu dari 35 juta
Kementerian Sosial memberikan atensi khusus terhadap penanganan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, terutama di wilayah yang masih terisolasi seperti Aceh Tamiang.
Kemensos mendirikan 30 dapur umum yang menyediakan lebih dari 80 ribu porsi makanan per hari untuk korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
WAKIL Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno, menilai usulan pengembalian mekanisme pemilihan kepala daerah atau Pilkada lewat DPRD layak dipertimbangkan.
Keterbukaan PAN terhadap berbagai opsi pembenahan sistem pemilu bertujuan agar representasi masyarakat benar-benar terlaksana dengan baik.
Ahmad Najib memberikan perhatian khusus pada pesatnya perkembangan teknologi informasi
Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno menjelaskan soal nasib Eko Patrio dan Uya Kuya di DPR RI.
ANGGOTA DPR RI dari Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay, menyerukan kehati-hatian pemerintah dalam memberikan bantuan kepada Ponpes Al Khoziny yang baru-baru ini tertimpa musibah.
Ketua Fraksi PAN DPR RI Putri Zulkifli Hasan mengatakan permintaan penghentian gaji itu disampaikan ke Sekretariat Jenderal DPR RI termasuk Kementerian Keuangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved