Rabu 09 Desember 2020, 08:40 WIB

Fit & Proper Test Cawalkot Jakpus, DPRD Singgung Kawasan Kumuh

Hilda Julaika | Megapolitan
Fit & Proper Test Cawalkot Jakpus, DPRD Singgung Kawasan Kumuh

MI/Fransisco Carollio
Ilustrasi: Permukiman penduduk Kampung Bakti di bantaran Kali Roxi, Kecamatan Gambir, Cideng, Jakarta Pusat, Selasa (11/8/2020).

 

KETUA DPRD Provinsi DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menyampaikan masih ada daerah kumuh di wilayah kota administrasi Jakarta Pusat yang berada dekat pusat kota dan pemerintahan.

Dalam uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma, ia meminta persoalan kawasan kumuh menjadi fokus perhatian untuk segera dituntaskan.

“Karena bukan apa-apa, satu sampai dua kilometer dari pusat pemerintahan di Jakarta pusat ini masih ada kawasan kumuh. Ini harus menjadi perhatian,” ujarnya melalui keterangan resmi yang diterima, Rabu (9/12).

Selain itu, Pras, sapaan karibnya, mengatakan, masih banyak warga yang tinggal di Jakarta Pusat mengeluhkan soal lemahnya pelayanan masyarakat. Ia pun mendorong agar jajaran pemerintah kota Jakarta Pusat rajin turun ke lapangan untuk meninjau kualitas layanan di tatanan kelurahan hingga kecamatan.

“Saya minta bapak sebagai pimpinan agar juga turun ke lapangan cek kelurahan, sering turun ke lapangan. Jangan sudah sebagai wali kota, malah tidak mau keluar liat situasi di lapangan, saya harap bapak tidak seperti itu dan bapak harus visioner,” sambung Pras.

Baca juga: Jakarta Mulai Sosialisasi dan Simulasi Pelaksanaan C.H.S.E.

Sedangkan, Ketua Komisi A DPRD DKI Mujiyono meminta Calon Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma agar memprioritaskan penataaan kawasan Tanah Abang sebagai bagian dari program Pemerintah Kota (Pemkot).

“Terkait penataan tanah Abang, dulunya rapi sekarang semrawut lagi. Lalu potensi kriminalitas yang ada disana, dan penataan kawasan permukiman,” terang Mujiyono.

Kemudian, Sekretaris Komisi A DPRD DKI Nasrullah juga meminta Calon Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma memperkuat koordinasi antar-Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam memajukan Jakarta Pusat sebagai etalase dari Ibukota. Mulai dari penataan kawasan kota hingga aktivitas sosial masyarakat.

“Karena di sini ada Monas, ada Istana lalu ada instansi-instansi vertikal lain-nya. ada hal yang sangat penting untuk diperhatikan baik masalah kependudukan, masalah mobilitas orang-orang asing, kemudian masalah infrastruktur pengendali banjir dan lingkungan,” ungkap Nasrullah.(OL-5)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Polikus Gerindra Sebut Kasetpres Sosok Tepat Jadi Pj Gubernur DKI

👤Hilda Julaika 🕔Selasa 17 Mei 2022, 09:41 WIB
Mohamad Taufik menilai sosok Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres), Heru Budi Hartono merupakan figur yang tepat menjabat sebagai...
dok.Ant

Terus Menurun, Positivity Rate Covid-19 di Jakarta 1,3%

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 17 Mei 2022, 08:55 WIB
DARI data terkini Dinas Kesehatan DKI Jakarta, jumlah kasus aktif di Jakarta hari ini turun sejumlah 1 kasus, sehingga jumlah kasus aktif...
MI/Atet Dwi

BMKG: Jakarta Diperkirakan Tanpa Hujan Hari Ini

👤Hilda Julaika 🕔Selasa 17 Mei 2022, 08:24 WIB
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan, mayoritas wilayah Jakarta dan Kepulauan Seribu hari ini akan cerah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya