Kamis 03 Desember 2020, 05:19 WIB

Bupati Bogor Akui Kerumunan FPI di Megamendung Tak Terkendali

Mediaindonesia.com | Megapolitan
Bupati Bogor Akui Kerumunan FPI di Megamendung Tak Terkendali

ANTARA
Kerumunan orang saat menyambut Imam Besar FPI Rizieq Shihab di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

 

BUPATI Bogor Ade Yasin mengakui bahwa kerumunan Front Pembela Islam (FPI) di Megamendung, Bogor, Jawa Barat pada 13 November 2020 tak bisa dikendalikan  oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor. Kerumunan itu tidak terkendali dan Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor tidak punya kekuatan,
  
"Sebetulnya kami sudah mengamankan. Karena massa yang begitu besar, kami tidak bisa melakukan tindakan yang represif ya, kita tidak punya kekuatan," ujar Ade Yasin di sela Rapat Pimpinan Wilayah (Rakerwil) PPP Jawa Barat, di Pullman Hotel, Ciawi, Bogor, Rabu (2/12)
  
Pasalnya, meski pada saat itu Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor tidak menerima pemberitahuan dan permohonan izin dari penyelenggara kegiatan, tapi ia bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor mengaku tetap melakukan koordinasi.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 itu menyebutkan bahwa sudah melakukan upaya preventif dengan menyiagakan petugas gabungan saat kedatangan pimpinan FPI Rizieq Shihab di Pondok Pesantren Agrokultural Markaz Syariat yang berlokasi di Megamendung Bogor.
  
Ade Yasin mengaku akan kooperatif memenuhi panggilan dari Polda Jawa Barat guna mengklarifikasi ihwal kerumunan tersebut di Megamendung.
  
"Kita akan koperatif. Kita juga tidak mau disalahkan dalam situasi seperti itu, karena kita juga sudah berusaha mengendalikan situasi sesuai prosedur," ujarnya.

baca juga: Tanggapan Dirum RS Ummi tentang Hasil Tes Usap Rizieq yang Beredar
  
Menurutnya, pada pemanggilan pertama ia terpaksa tidak dapat hadir memenuhi panggilan Polda Jabar lantaran terkonfirmasi positif covid-19 sejak Rabu 18 November hingga 28 November. Ia mengaku akan memenuhi panggilan kedua yang diagendakan 10 Desember 2020, bersamaan dengan jadwal pemeriksaan kedua Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Burhanudin.
  
"Selasa depan pemanggilan lagi infonya, klarifikasi saja ya terkait protokol kesehatan," kata Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor itu. (Ant/OL-3)

Baca Juga

Antara

Pemprov DKI Tambah Lokasi Vaksinasi Booster

👤Ant 🕔Senin 24 Januari 2022, 23:42 WIB
Peningkatan sambil menunggu dan menyesuaikan dengan ketersediaan vaksin dari pemerintah...
Antara/Aprilio Akbar

Pembangunan Sirkuit Fomula E Masuki Tahap Pemilihan Kontraktor 

👤Hilda JUlaika 🕔Senin 24 Januari 2022, 22:47 WIB
"Progres Formula E saat ini, kami sedang dalam tahap pemilihan kontraktor untuk pembangunan treknya, Insya Allah awal Februari sudah...
Medcom.id.

Sudah Empat Tersangka Pengeroyokan Lansia di Jaktim

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 24 Januari 2022, 20:57 WIB
Meski demikian Zulpan belum bersedia memberikan keterangan lebih lanjut mengenai peran para tersangka dalam kasus...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya