Selasa 27 Oktober 2020, 16:56 WIB

Bawa Senjata, Bos Perusahaan Diamankan di Bandara Soeta

Sumantri | Megapolitan
Bawa Senjata, Bos Perusahaan Diamankan di Bandara Soeta

Ilustrasi
Sejata api

 

PEREDARAN senjata api ilegal antar pulau di Indonesia ternyata masih marak. Terbukti dengan diamankannya seorang direktur salah satu perusahaan di Makassar yang kedapatan membawa senjata api revolver di terminal II Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, lengkap dengan empat butir pelurunya.

Menurut Kaporesta Bandara Soekarno Hatta, Kombes Adi Ferdian Saputra, Selasa (27/10), penangkapan terhadap SAS,55 itu terjadi, berawal ketika yang bersangkutan akan melakukan penerbangan dengan Maskapai Lion Air dari Bandara Soekarno Hatta ke Makassar pada 19 September 2020 lalu.

Disaat dilakukan pemeriksaan badan oleh petugas bandara, kata Kapolres, petugas mendapatkan senjata api yang terselip di pinggangnya lengkap dengan 4 butir peluru tajam.

Begitu diperiksa lebih lanjut, tambah Kapolres, ternyata senjata api yang dimilikinya sejak tahun 2015 lalu tidak dilengkapi dengan dokumen. Akibatnya, kasus itu dilimpahkan ke Polresta Bandara Soekarno Hatta untuk diproses.

"Tersangka selalu membawa senjata api itu dengan alasan untuk menjaga diri," kata Kapolres.

Baca juga : Polisi Tangkap 10 Admin Medsos Provokasi Pelajar

Berdasarkan pengakuan tersangka, lanjut Kapolres senjata api itu dibeli dari salah seorang temannya dan hingga kini kasusnya masih dikembangkan, mengingat senjata tersebut adalah standart milik Polri yang tidak dilengkapi dengan nomor registrasi.

Selain menciduk SAS, Polresta Bandara Soekarno Hatta juga menangkap ZI,35, bekas anggota polri (disersi) yang kedapatan menyimpan dan menyelundupkan sebanyak 50 butir peluru tajam ke Padang, Sumatera Barat melalui PT POS Indonesia pada 29 September 2020 lalu.

Namun ketika penerima barang tersebut akan ditangkap, melarikan diri. Sedangkan pengirimnya, ZI berhasil ditangkap di Pekanbaru, " Saat ditangkap, ZI juga kedapatan menyimpan Air gun, sehingga

Ia digelandang ke Polresta Bandara Soekarno Hatta untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kemudian pada 9 Oktober lalu, kata Kapolres pihaknya juga mendapatkan senjata api rakitan jenis revolver yang diselundupkan lewat jasa titipan PT POS Indonesia lengkap dengan empat butir peluru kaliber 38. " Untuk kasus ini masih kamim kembangkan dan mudah-mudahan dalam waktu dekat jaringan tersebut bisa tertangkap," katanya. (OL-2)

 

Baca Juga

Ilustrasi

Disparekraf: Pelaku Usaha Wajib Taat Protokol Kesehatan

👤Hilda Julaika 🕔Senin 30 November 2020, 14:12 WIB
“Kami sudah sering menyampaikan agar para pelaku usaha selalu mentaati protokol kesehatan yang selama ini sudah disampaikan,”...
ANTARA/Hafidz Mubarak A

PDIP Ingatkan Anies Bahwa Dia Panglima Penegakan Aturan Covid-19

👤Hilda Julaika 🕔Senin 30 November 2020, 12:40 WIB
“Panglima penegakan aturan itu kan gubernur. Kalau gubernur tidak tegas ya tentunya bawahannya akan tidak...
ANTARA/Aditya Pradana Putra

Sebanyak 2.296 Pasien Penuhi Ruang Rawat Inap di Wisma Atlet

👤Hilda Julaika 🕔Senin 30 November 2020, 12:28 WIB
Pasien yang dirawat di Tower 7 dan 8 adalah pasien covid-19 yang memiliki gejala...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya