Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEREDARAN senjata api ilegal antar pulau di Indonesia ternyata masih marak. Terbukti dengan diamankannya seorang direktur salah satu perusahaan di Makassar yang kedapatan membawa senjata api revolver di terminal II Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, lengkap dengan empat butir pelurunya.
Menurut Kaporesta Bandara Soekarno Hatta, Kombes Adi Ferdian Saputra, Selasa (27/10), penangkapan terhadap SAS,55 itu terjadi, berawal ketika yang bersangkutan akan melakukan penerbangan dengan Maskapai Lion Air dari Bandara Soekarno Hatta ke Makassar pada 19 September 2020 lalu.
Disaat dilakukan pemeriksaan badan oleh petugas bandara, kata Kapolres, petugas mendapatkan senjata api yang terselip di pinggangnya lengkap dengan 4 butir peluru tajam.
Begitu diperiksa lebih lanjut, tambah Kapolres, ternyata senjata api yang dimilikinya sejak tahun 2015 lalu tidak dilengkapi dengan dokumen. Akibatnya, kasus itu dilimpahkan ke Polresta Bandara Soekarno Hatta untuk diproses.
"Tersangka selalu membawa senjata api itu dengan alasan untuk menjaga diri," kata Kapolres.
Baca juga : Polisi Tangkap 10 Admin Medsos Provokasi Pelajar
Berdasarkan pengakuan tersangka, lanjut Kapolres senjata api itu dibeli dari salah seorang temannya dan hingga kini kasusnya masih dikembangkan, mengingat senjata tersebut adalah standart milik Polri yang tidak dilengkapi dengan nomor registrasi.
Selain menciduk SAS, Polresta Bandara Soekarno Hatta juga menangkap ZI,35, bekas anggota polri (disersi) yang kedapatan menyimpan dan menyelundupkan sebanyak 50 butir peluru tajam ke Padang, Sumatera Barat melalui PT POS Indonesia pada 29 September 2020 lalu.
Namun ketika penerima barang tersebut akan ditangkap, melarikan diri. Sedangkan pengirimnya, ZI berhasil ditangkap di Pekanbaru, " Saat ditangkap, ZI juga kedapatan menyimpan Air gun, sehingga
Ia digelandang ke Polresta Bandara Soekarno Hatta untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Kemudian pada 9 Oktober lalu, kata Kapolres pihaknya juga mendapatkan senjata api rakitan jenis revolver yang diselundupkan lewat jasa titipan PT POS Indonesia lengkap dengan empat butir peluru kaliber 38. " Untuk kasus ini masih kamim kembangkan dan mudah-mudahan dalam waktu dekat jaringan tersebut bisa tertangkap," katanya. (OL-2)
Selama 2025, Bandara Internasional Juanda melayani total 43 rute penerbangan. Terdiri dari 32 rute domestik dan 11 rute internasional.
Masa Nataru sebagai periode operasional krusial yang menuntut koordinasi lintas entitas.
Pembangunan Bandara KHR As’ad Syamsul Arifin (KASA) di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, diproyeksikan menjadi infrastruktur strategis yang tidak hanya memperkuat sistem pertahanan negara.
Puncak arus penumpang Natal diperkirakan terjadi pada Sabtu (20/12) dengan 9.746 penumpang.
InJourney Airports memperkirakan pergerakan penumpang pada periode Nataru ini akan mencapai sekitar 10 juta penumpang selama 21 hari.
Kasus Morowali merupakan contoh bagaimana lemahnya integrasi antarinstansi dapat menggerus kedaulatan udara.
Parlemen Australia meloloskan UU pengetatan senjata api dan program buyback nasional menyusul penembakan maut di Bondi Beach yang menewaskan 15 orang.
Aksi ini sempat berhasil, namun dipergoki oleh pemilik kendaraan saat para pelaku hendak melarikan diri.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menyebut tak ada personel yang dibekali senjata api saat mengawal acara yang digelar di kawasan Monas, Jakarta
KEPOLISIAN menangkap menangkap lima orang atas tuduhan terkait penyalahgunaan senjata api dan geng setelah insiden penembakan massal di Stockton, California, Amerika Serikat Sabtu (29/11).
Wamenko Polkam Lodewijk Freidrich Paulus mengatakan, senjata api yang ditemukan di lokasi ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara hanyalah senjata mainan.
DIDUGA dua pucuk senjata api (senpi) ditemukan di lokasi ledakan di SMAN 72 Jakarta, Jalan Prihatin, Kelurahan Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara pada, Jumat, 7 November 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved