Rabu 21 Oktober 2020, 03:15 WIB

Pemprov DKI Pastikan Fasilitas Kesehatan Cukup

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Pemprov DKI Pastikan Fasilitas Kesehatan Cukup

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Foto aerial suasana Wisma Atlet Pademangan di Jakarta.

 

ADANYA demonstrasi menentang pengesahan omnibus law UU Cipta Kerja sejak pekan lalu diperkirakan akan membuat lonjakan kasus baru covid-19 di Jakarta pada akhir Oktober.

Untuk mengantisipasi lonjakan kasus tersebut, Pemprov DKI Jakarta berupaya terus mencukupi kebutuhan sarana dan prasarana sumber daya kesehatan di fasilitas kesehatan. “Semua fasilitas kita tingkatkan, ruang tidur ICU, obatobatan, semuanya,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, kemarin.

Menurutnya, dukungan juga diberikan pemerintah pusat dalam hal penyediaan sarana fasilitas isolasi terkendali. Pemerintah pusat saat ini sudah membuka Wisma Atlet Pademangan untuk menjadi lokasi isolasi mandiri bagi warga DKI dan sekitarnya.

Itu karena, lanjut Ariza, demikian Ahmad Riza biasa disapa, isolasi mandiri di rumah pribadi sangat tidak disarankan bagi warga yang memiliki rumah di kawasan padat penduduk dan tidak layak menjadi lokasi isolasi.

“Selain itu, pemerintah pusat juga menanggung biaya akomodasi hotel yang dijadikan sebagai sarana isolasi mandiri bagi warga. Pemprov DKI juga menyiapkan tiga lokasi isolasi terkendali yang dikelola Pemprov DKI, yakni Graha Wisata TMII, Graha Ragunan, dan Jakarta Islamic Center (JIC),” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, mengatakan berdasarkan data terakhir pada 18 Oktober, terdapat peningkatan kapasitas tempat tidur isolasi dan tempat tidur ICU di 98 RS rujukan.

“Untuk tempat tidur isolasi sejumlah 5.759, persentase ke terisiannya sebesar 62% dengan total pasien isolasi sebanyak 3.598 orang,” jelasnya dalam keterangan resminya. Di ruang ICU, dari 783 tempat tidur yang tersedia, tambah Dwi, 65% terisi dengan total 508 pasien.

“Meski jumlah tempat tidur rawat pasien covid-19 masih cukup, Pemprov DKI tetap mengimbau masyarakat agar disiplin menerapkan protokol kesehatan,” katanya lagi. Pada penerapan kembali

PSBB transisi, Pemprov DKI Jakarta menyarankan bagi masyarakat yang ingin memasuki wilayah Jakarta untuk melakukan pemeriksaan mandiri covid-19 melalui Jakclm di aplikasi Jaki.

“Kontribusi masyarakat dalam pengisian Jakclm dapat membantu Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan pencegahaan penyebaran kasus covid-19 di Jakarta,” jelasnya. (Put/X-7)

Baca Juga

Antara

Tingkat Hunian Hotel di Jakarta Merangkak Naik

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 01 Desember 2020, 20:45 WIB
Hal ini membuktikan roda ekonomi mulai berputar...
AFP

Rizieq akan Diperiksa Kamis, Polisi Imbau Kooperatif

👤Rahmatul Fajri 🕔Selasa 01 Desember 2020, 19:55 WIB
Seperti diketahui, Rizieq diperiksa sebagai saksi terkait kasus kerumunan saat acara pernikahan putrinya di Petamburan, Jakarta Pusat pada...
AFP

Anies dan Riza Positif Korona, Istana Justru Lempar Pujian

👤Andhika Prasetyo 🕔Selasa 01 Desember 2020, 19:45 WIB
Moeldoko mengatakan sikap tanggung jawab sosial seperti itu tidak dimiliki Rizieq Shihab yang justru berupaya menutup-nutupi kondisi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya