Senin 14 September 2020, 12:21 WIB

Kenaikan Pajak Parkir DKI di Tengah Pandemi Dinilai tidak Tepat

Hilda Julaika | Megapolitan
Kenaikan Pajak Parkir DKI di Tengah Pandemi Dinilai tidak Tepat

MI/ANDRI WIDIYANTO
Aktivitas keluar masuk kendaraan di area Parkir IRTI Monas, Jakarta.

 

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan akan menaikan besaran pungutan pajak parkir di DKI Jakarta. DPRD DKI Jakarta pun telah mengesahkan perubahan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 16 Tahun 2010 tentang Pajak Parkir. Pajak parkir di Jakarta yang semula 20% naik menjadi 30%. Pungutan pajak ini ditarik dari pelaku usaha parkir.

Menanggapi ini, Pengamat Kebijakan Publik Roy Valiant Salomo mengatakan kebijakan menaikan pungutan pajak parkir di tengah pandemi tidak tepat dilakukan. Karena, di tengah pandemi ini, pendapatan dari pajak parkir secara menyeluruh sudah anjlok.

Sehingga, menurutnya, menaikan pajak parkir ini tidak akan membantu mendongkrak pendapatan daerah dari pungutan pajak parkir ini.

Baca juga: Jika Kasus Covid-19 tidak Turun, PSBB Bisa Otomatis Diperpanjang

"Kebijakan menaikan pungutan pajak parkir pada saat pandemi seperti ini nampaknya sulit meningkatkan pendapatan dari pajak parkir," kata Roy kepada Media Indonesia, Senin (14/9).

Lebih lanjut ia menjelaskan, berdasarkan data 5 tahun terakhir pendapatan dari pajak parkir tidak selalu memenuhi targetnya. Sehingga, menurutnya, terdapat masalah juga pada kepatuhan Wajib Pajak atau masalah pada faktor lainnya.

Di situasi seperti sekarang ini, dengan adanya pandemi dan diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), jumlah kendaraan yang masuk ke Pusat Perbelanjaan di Jakarta turun secara tajam.

Sementara itu, kondisi ekonomi pun sedang turun secara tajam. Atas dasar ini, dalam kondisi belakangan ini kebijakan menaikan tarif pajak menurutnya bukan kebijakan yang tepat.

"Apa pun yang dilakukan, menurut saya, tetap tidak bijak pada saat ini. Ini hanya bentuk kepanikan Pemda DKI saja. Karena pendapatan dari Pajak nya secara menyeluruh memang turun," tandasnya. (OL-1)

Baca Juga

MI/Adam Dwi

DKI Tutup Sementara Ancol, TMII dan Ragunan Hingga 17 Mei

👤Hilda Julaika 🕔Sabtu 15 Mei 2021, 18:45 WIB
Keputusan ini menyusul evaluasi kepadatan pengunjung di sejumlah tempat wisata pada masa libur Lebaran. Pengelola tempat wisata dapat...
Antara

Antisipasi Arus Balik Lebaran, Korlantas Perketat Pengawasan

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Sabtu 15 Mei 2021, 16:00 WIB
Mengacu data Kemenhub, ada sekitar 1,5 juta orang meninggalkan wilayah Jabodetabek pada libur Lebaran. Sehingga, Polri harus melakukan...
Antara

Perketat Arus Balik, Polda Metro Jaga 4 Titik Krusial

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Sabtu 15 Mei 2021, 14:45 WIB
Warga yang sudah terlanjur mudik Lebaran diminta membawa surat bebas covid-19 saat kembali ke wilayah Jakarta. Sebab, petugas akan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Toleransi tak Pernah Putus di Adonara

Bencana membuat masyarakat Adonara semakin rukun. Ramadan lebih mempersatukan mereka.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya