Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin menilai kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid II telah tepat. Kebijakan tersebut untuk menahan laju penularan covid-19 yang terus meningkat.
"Kalau tidak (PSBB), penularan itu akan menjadi-jadi dan korban terinfeksi akan semakin banyak," ujar Din dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (14/9).
Ia menekankan kebijakan PSBB sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk mengutamakan kesehatan dibandingkan ekonomi. Hanya sia-sia belaka mengedepankan ekonomi sementara warga terpapar covid-19.
Baca juga: Ada PSBB, Operasional Trans-Jakarta tidak Berubah
Hal tersebut terlihat saat diterapkannya PSBB transisi. Pembukaan dilakukan pada perkantoran, pusat perdagangan, pusat keramaian hingga berujung terciptanya kluster baru penularan covid-19 di perkantoran dan pusat perdagangan.
"Mengedepankan kesehatan di atas ekonomi atau sebaliknya adalah pilihan. Sebenarnya kedua saling berkait, namun pada situasi tertentu harus ada yang diprioritaskan," imbuhnya.
Anies memberlakukan kembali PSBB seperti di awal pandemi mulai Senin (14/9). Penetapan ini artinya masyarakat hanya boleh bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah. Pemprov DKI juga hanya memperbolehkan 11 sektor usaha tetap buka.
Keptusan itu tercantum dalam Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2020 tanggal 13 September 2020 atas perubahan Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020 tanggal 9 April 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Dalam Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta. PSBB ini berlangsung selama dua minggu dan bakal dievalusi. (OL-1)
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Presiden Joko Widodo mengaku bingung dengan banyaknya istilah dalam penangan covid-19, seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar hingga Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
Demi membantu UMKM untuk bangkit kembali, influencer Bernard Huang membuat gerakan yang diberi nama PSBB atau Peduli Sesama Bareng Bernard dii Kota Batam.
Kebijakan itu juga harus disertai penegakan hukum yang tidak tebang pilih, penindakan tegas kepada para penyebar hoaks, dan jaminan sosial bagi warga terdampak.
Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 20.155 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 6.934 positif dan 13.221 negatif.
Untuk menertibkan masyarakat, tidak cukup hanya dengan imbauan. Namun harus dibarengi juga dengan kebijakan yang tegas dalam membatasi kegiatan dan pergerakan masyarakat di lapangan.
Epidemiolog UI dr.Iwan Ariawan,MSPH, mengungkapkan, untuk menurunkan kasus Covid-19 di Indonesia, sebenarnya dibutuhkan PSBB seperti tahun 2020 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved