Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK menjaga layanan rumah sakit agar tetap optimal memberikan perawatan pada pasien covid-19, Dinas Kesehatan DKI menargetkan mendapat tambahan tanaga kesehatan dan tenaga penunjang kesehatan hingga 1.800 orang.
Tambahan nakes ini ditujukan juga agar Pemprov DKI dapat menambah kapasitas perawatan untuk covid-19. Dinkes juga telah berkoordinasi dengan 67 RS rujukan Covid-19 dan RS Darurat di Wsma Atlet Kemayoran.
"Pelebaran kapasitas ini bukan hanya menyangkut alat kesehatannya atau ruangan. Kalau ruangan dan alat kesehatan sudah. Bednya sudah ada, hanya SDM. Makanya kita rekrutmen dan saat ini dalam minggu depan sudah ada 1.800 tenaga yang sudah siap," kata Kepala Dinkes DKI Jakarta Widyastuti di Balai Kota, Selasa (1/9).
Widyastuti tak menampik bahwa saat ini pihaknya perlu menambah kapasitas perawatan covid-19 di RS-RS rujukan covid-19 karena kasus yang kian bertambah.
Sudah ada laporan bahwa keterisian perawatan pasien covid-19 terus bertambah sehingga sisa tempat tidur rawat yang kosong semakin berkurang terutama di RS swasta.
Baca juga : Percepat Penanganan Wabah, Jakarta Hadirkan Mobile Lab
Penambahan kapasitas rawat untuk pasien covid-19 harus dijaga agar persentase keterisiannya bisa di angka 60%. Penambahan kapasitas bukan berarti membangun bangunan baru atau ruang baru khusus untuk covid-19.
Widyastuti menyebut langkah yang bisa dilakukan antara lain memfungsikan kamar rawat biasa untuk khusus menjadi kamar rawat sekaligus isolasi pasien covid-19.
"Iya kita jaga sampai angkanya 60%," ujarnya.
Sementara itu, untuk mengurangi beban RS rujukan baik RSUD maupun RS swasta, sudah ada kesepakatan dengan RS Wisma Atlet.
"Kita membagi severity level suatu covid ada yang asymptomatic, ringan, sedang, berat. Untuk asymptomatic kan isolasi mandiri, apakah di Wisma Atlet atau di tempat yang disediakan. Untuk yang ringan bisa di Wisma Atlet. Untuk yqng sedang-berat baru dilakukan di RS sehingga bisa mengurangi ketergantungan bed," tandasnya. (OL-7)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Turnamen ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat soliditas para tenaga medis di tengah tugas pengabdian negara.
Presiden Prabowo menjajaki kerja sama STEM dan kedokteran dengan 24 universitas terkemuka Inggris demi memperkuat pendidikan tinggi dan tenaga medis RI.
Relawan Laskar Trisakti 08 bekerja sama dengan Universitas Trisakti mengirimkan bantuan tenaga kesehatan dan obat-obatan ke wilayah terdampak banjir Sumatra.
Proposal ini akan dikirim ke Kementerian Kesehatan paling lambat satu minggu ke depan, sejalan dengan arahan Dinas Kesehatan Sumatra Utara.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) meluncurkan Mal Pelayanan Publik Digital Nasional (MPPDN), tujuan dari MPPDN yakni mengintegrasikan data perizinan tenaga kesehatan dan medis.
Menurut Prabowo, pemerataan fasilitas kesehatan krusial agar masyarakat, termasuk yang tinggal di daerah terpencil, mendapat layanan medis terbaik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved