Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali memperpanjang masa pembatasan sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi Fase 1. Dengan ini, masa PSBB Transisi Fase 1 yang sudah berlangsung sejak 5 Juni lalu sudah diperpanjang sebanyak lima kali dan dijadwalkan berakhir pada 10 September mendatang.
Dalam masa perpanjangan ini, Pemprov DKI Jakarta memastikan akan meningkatkan kualitas layanan kesehatan agar lebih prima dalam melayani masyarakat di tengah kondisi wabah covid-19.
"Gubernur secara berkala memimpin rapat satgas covid di DKI Jakarta bersama Forkopimda di Jakarta bersama unit instansi-instansi terkait. Kami memutuskan ke depan kita memperpanjang dua minggu ke depan dan InsyaAllah berbagai kebijakan kami ambil di antaranya meningkatkan kualitas petugas kesehatan jumlahnya, kualitasnya sarana prasarana laboratorium, RS, logistiknya pendukungnya semua," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria yang akrab disapa Ariza, Jumat (28/8).
Dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan itu, Pemprov DKI Jakarta juga turut menambah tenaga kesehatan dengan melakukan rekrutmen tenaga kontrak khusus untuk penanganan covid-19.
"Bahkan tenaga profesional juga kami tambah kami tingkatkan kemudian aparat kami tambah, kami tingkatkan kami sebar, kami latih," kata Ariza.
Setiap SKPD juga membentuk gugus tugas internal atau kader internal untuk penanganan covid-19.
Tidak hanya itu, jajaran RT dan RW juga diminta untuk menyosialisasikan agar tiap rumah memiliki kader penanganan covid-19.
"Termasuk kami minta di setiap rumah agar ditunjuk satu orang sebagai kader covid. Orang yang bertugas memastikan anggota keluarga melaksanakan protokol covid, menjaga kesehatan menjaga kebersihan, berjemur, makan sehat bergizi dan sebagainya, menjaga jarak memakai masker. Kalau setiap rumah bahkan unit terkecil di lingkungan kita bisa patuh taat dan disiplin insyaAllah ke depan tidak hanya berkurang penyebarannya tapi kita bisa memutus mata rantai penyebaran covid," paparnya. (OL-13)
Baca Juga: Galang Dana Untuk Pekerja Seni, MSI Gelar Ludruk Daring
Ketegasan yang tidak konsisten dapat merusak iklim investasi dan menimbulkan ketidakpastian dunia usaha.
Danantara menargetkan negosiasi utang proyek KCIC Whoosh dengan China selesai kuartal I-2026. Skema restrukturisasi disebut masih 50:50.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa segel tiga toko Tiffany & Co di Jakarta terkait dugaan penyelundupan dan praktik underinvoicing impor barang mewah.
EKOSISTEM olahraga di Jakarta disebut memiliki potensi untuk mendukung DKI sebagai salah satu destinasi sport tourism global. Untuk mewujudkannya, dibutuhkan sinergi dan kolaborasi.
Pemprov DKI Jakarta memprediksi lonjakan kebutuhan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, terutama telur ayam, daging, bawang merah, dan minyak goreng.
APUDSI adakan Rakernas & HUT ke-1 di Jakarta, fokus konsolidasi ekonomi desa, digitalisasi produk, dan penguatan ketahanan nasional.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved