Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH daerah diminta berhati-hati dalam membuat kebijakan di tengah ancaman penyebaran Covid-19 yang belum menunjukkan angka penurunan.
"Di masa pandemi Covid-19 ini hendaknya pemerintah mempertimbangkan segala aspek dalam membuat kebijakan, sehingga peraturan yang dibuat tidak kontra produktif," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Senin (24/8).
Pernyataan Lestari itu menyikapi diberlakukannya Peraturan Gubernur DKI no 80 tahun 2020 tertanggal 19 Agustus 2020,. tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar Pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan Produktif.
Salah satu pasal di dalam Pergub no 80/2020 itu, yang memasukkan motor sebagai objek pembatasan kendaraan bermotor, menurut Lestari, malah kontraproduktif dalam upaya pengendalian Covid-19 di Ibu Kota.
Karena, kata Rerie, sapaan akrab Lestari, pembatasan kendaraan bermotor sejatinya untuk mengurangi kemacetan lalu lintas di DKI Jakarta dengan membatasi penggunaan kendaraan pribadi.
Namun, tegasnya, di masa pandemi Covid-19 yang mengedepankan kebijakan menjaga jarak, membatasi penggunaan kendaraan pribadi, termasuk motor, akan memaksa masyarakat menggunakan kendaraan umum yang berpotensi menciptakan kerumunan orang di area publik.
Lebih lanjut, ujar Legislator Partai NasDem itu, untuk menghindari kebingungan di tengah masyarakat Pemprov DKI diharapkan mengkaji ulang kebijakan membatasi penggunaan sepeda motor roda dua di masa pandemi Covid-19.
Apalagi, tegas Rerie, jumlah pasien Covid-19 di DKI Jakarta masih terus bertambah. Per hari Minggu (23/8), jumlah pasien Covid-19 di Jakarta bertambah 637 orang. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi secara kumulatif di Jakarta hingga Minggu (23/8) mencapai 33.636 kasus.
Peningkatan jumlah positif Covid-19 yang terus terjadi, menurut Rerie, harus dijawab dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan disiplin menjaga jarak.
Disiplin penerapan protokol kesehatan di area publik, tegasnya, memerlukan keterlibatan masyarakat secara luas. Jadi yang dibutuhkan saat ini, ujar Rerie, adalah kebijakan yang bisa mendorong setiap orang menerapkan protokol kesehatan dalam kesehariannya.
"Dengan penerapan protokol kesehatan yang disiplin oleh segenap lapisan masyarakat diharapkan upaya pengendalian penyebaran Covid-19 bisa lebih baik," pungkasnya. (OL-8).
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved