Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
TENAGA medis DKI Jakarta akan mendapat insentif sebesar Rp92,2 miliar. Anggaran tersebut berasal dari Kementerian Keuangan.
"Namun, saat ini, baru ditransfer pemerintah pusat dan masuk ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) sebesar Rp56,2 miliar," terang Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD)DKI Jakarta Edi Sumantri saat dikonfirmasi, Kamis (20/8).
Ia menjelaskan BPKD DKI telah menggeser anggaran berupa penambahan pagu anggaran pada Dinas Kesehatan DKI dan pelaksanaan proses input ke dalam Dokumen Penggunaan Anggaran (DPA) Dinas Kesehatan.
Kemudian, BPKD DKI akan menerbitkan Surat Penyediaan Dana (SPD) dan Dinas Kesehatan mengajukan Surat Permintaan Pembayaran (SPP) serta Surat Perintah Membayar (SPM). Dokumen tersebut tengah diproses.
"Inshaallah, Senin, 24 Agustus, sudah dapat dicairkan," kata dia.
Baca juga: Langgar PSBB Berulang, Pelaku Usaha Siap-siap Kena Denda Progresif
Terkait sistem pemberian yang rapel atau bertahap, Edi menyerahkan keputusan pada Dinas Kesehatan DKI. BPKD DKI juga akan meminta agar pemerintah pusat percepatan transfer dana.
"Dana yang masuk kami gunakan dulu untuk insentif tenaga kesehatan, setelah tersalurkan, kami akan koordinasi untuk meminta percepatan transfer sisanya," ucap dia.
Sebelumnya, petugas medis di DKI Jakarta belum menerima insentif penanganan covid-19 sejak awal pandemi, Maret 2020. Kondisi ini setidaknya terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja dan RSUD Pasar Minggu.
"Persyaratan sudah, kemudian sampai saat ini personel untuk kami di RSUD Koja itu sama sekali belum diterima karena masih proses mungkin," kata Direktur RSUD Koja, Banjar, di Jakarta, Rabu (19/8).
Menurut dia, data-data yang dibutuhkan seperti fotokopi nomor rekening, kartu pegawai, termasuk surat pertanggungjawaban (SPJ) sudah disetor.
Insentif dari pemerintah pusat tidak diberikan melalui RSUD Koja, tetapi lewat Pemerintah Provinsi DKI langsung kepada seluruh petugas medis. (OL-1)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Turnamen ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat soliditas para tenaga medis di tengah tugas pengabdian negara.
Presiden Prabowo menjajaki kerja sama STEM dan kedokteran dengan 24 universitas terkemuka Inggris demi memperkuat pendidikan tinggi dan tenaga medis RI.
Relawan Laskar Trisakti 08 bekerja sama dengan Universitas Trisakti mengirimkan bantuan tenaga kesehatan dan obat-obatan ke wilayah terdampak banjir Sumatra.
Proposal ini akan dikirim ke Kementerian Kesehatan paling lambat satu minggu ke depan, sejalan dengan arahan Dinas Kesehatan Sumatra Utara.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) meluncurkan Mal Pelayanan Publik Digital Nasional (MPPDN), tujuan dari MPPDN yakni mengintegrasikan data perizinan tenaga kesehatan dan medis.
Menurut Prabowo, pemerataan fasilitas kesehatan krusial agar masyarakat, termasuk yang tinggal di daerah terpencil, mendapat layanan medis terbaik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved