Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Politikus Partai Persatuan Pembangunan Hasbiallah Ilyas mendukung pembukaan sekolah tatap muka di zona hijau covid-19.
Anggota DPRD DKI Jakarta ini mengungkapkan langkah itu bisa jadi solusi karena selama ini pelajar terutama dari kalangan menengah ke bawah mengalami kesulitan sebab harus membeli kuota internet untuk belajar dari rumah.
Sementara, imbuhnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta selama lima bulan pandemi covid-19 tidak ada tanda-tanda untuk membantu mengurangi beban warganya.
"Menurut saya, buka saja sekolah di zona hijau. Dipetakan mana daerah-daerah yang memang aman, laju penularan covid-19 rendah, kasusnya rendah. Itu bisa jadi solusi," papar Ilyas, Selasa (11/8).
Bagi warga menengah ke bawah, kata Ilyas, persoalan membeli kuota internet yang cukup menguras kantung bukan satu-satunya masalah. "Bagi para orangtua yang harus mencari nafkah dan memiliki pendidikan yang rendah, mendampingi anak-anak belajar dari rumah juga merupakan satu masalah tersendiri," tambahnya.
Ilyas menyebut sudah mendengar banyak keluhan dari warga selama masa resesnya pekan lalu.
Baca juga: Pedagang Pujasera Blok S Positif Covid-19, Puluhan Kios Tutup
Di sisi lain, ia memahami bahwa Pemprov DKI yang terkesan pasif dan tutup mata terhadap masalah ini lantaran tidak memiliki anggaran yang cukup untuk menyediakan wifi gratis bagi warga tidak mampu.
"Ya mau bagaimana. APBD nggak cukup. Jangankan wifi, program yang prioritas seperti pengendalian banjir saja nggak jalan tuh. Ya karena memang pemerintah nggak mampu. Jadi, harus inovatif. Buka sekolah, tapi dengan protokol kesehatan yang ketat. Masuk sekolahnya bisa bergiliran supaya muridnya bisa physical distancing," pungkasnya.
Sementara itu untuk warga di zona merah dan tidak bisa dilakukan pembukaan sekolah tatap muka, Ilyas menyarankan agar ada pemasangan wifi gratis secara terbatas hanya untuk proses belajar dari rumah.
"Yang zona merah kan kita juga paham tidak boleh dibuka. Nah, di situ barulah dipasang wifi gratis. Kan ada dana CSR dan lembaga-lembaga semacamnya," pungkasnya. (OL-14)
Banyak orang sudah membuktikan bisa dapat penghasilan tanpa harus nunggu keterima kerja kantoran. Kuncinya bukan instan, tapi tahu jalur yang masuk akal dan mau konsisten jalani prosesnya.
Melalui BRImo, nasabah BRI bisa melakukan pembayaran TV kabel dan internet dengan cepat, aman, dan bahkan lebih hemat berkat promo cashback menarik.
Pemerintah mengingatkan orangtua agar tidak melepas anak-anak ke dunia maya tanpa bekal pemahaman yang cukup mengenai konten yang mereka konsumsi beserta konsekuensinya.
Tantangan ruang digital bagi anak-anak di Indonesia kini telah bergeser dari sekadar konten negatif menuju ancaman yang bersifat personal dan sulit terdeteksi.
Satelit Nusantara Lima (SNL/N5) resmi mencapai orbit geostasioner di 113 derajat bujur timur pada ketinggian sekitar 35.786 kilometer di atas permukaan Bumi.
Dalam kaitannya dengan AI, UU PDP berfungsi sebagai pedoman atau rulebook yang harus dipatuhi.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved