Rabu 12 Agustus 2020, 04:25 WIB

Anji Sampaikan Poin Penting ke Penyidik

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan
Anji Sampaikan Poin Penting ke Penyidik

Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus

 

KEPALA Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan penyidik telah mencacat beberapa poin penting yang disampaikan musikus sekaligus youtuber Erdian Aji Prihartanto alias Anji.

Namun, Yusri enggan membeberkan poin tersebut lantaran hal itu termasuk materi penyidikan. “Intinya, bahwa dia mengetahui obat tersebut untuk membantu masyarakat di tengah covid-19 ini,” ujarnya, kemarin.

Ia menambahkan, Anji menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus PMJ selama 10 jam, Senin (10/8). “Dia mengakui bahwa memang akun tersebut miliknya, serta yang bersangkutan mewawancarai HP (Hadi Pranoto) di Pulau Tegal Mas, Lampung.”

Anji mengunggah video di kanal Youtube miliknya, Duniamanji, dengan judul Bisa Kembali Normal? Obat Covid-19 Sudah Ditemukan !! (Part 1).’ Video itu berisi wawancara Anji dengan Hadi yang mengklaim telah menemukan obat berupa antibodi covid-19. (Ykb/J-2)

Baca Juga

Antara/Reno Esnir

Kapolri sebut Aplikasi SINAR Untuk Hindari Penyelewengan

👤Rahmatul Fajri 🕔Selasa 13 April 2021, 20:43 WIB
Listyo juga menuturkan dengan adanya aplikasi SINAR, aparat nantinya bisa mewujudkan pelayanan kepolisian penegakan hukum yang tegas dan...
Antara/Reno Esnir

Lewat Aplikasi SINAR, Pengurusan SIM Bisa dengan Ponsel

👤Rahmatul Fajri 🕔Selasa 13 April 2021, 19:59 WIB
Istiono mengungkapkan aplikasi SINAR akan mempermudah masyarakat untuk memperpanjang masa berlaku dan membuat SIM A dan SIM C secara...
Antara

DKI Larang Restoran Gelar Live Music Selama Ramadan

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 13 April 2021, 19:20 WIB
Kegiatan usaha rumah makan atau restoran dapat beroperasi dengan mengedepankan protokol kesehatan ketat, serta mengikuti aturan Pemprov DKI...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya