Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYELUNDUPAN narkoba semakin marak dalam beberapa pekan terakhir. Teranyar, Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sebanyak 450 kg narkotika jenis ganja, di Bekasi, Jawa Barat, Senin, (10/8). Ganja tersebut disembunyikan di dalam truk pisang, di kawasan Perumahan Pesona Metropolitan, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Menanggapi hal tersebut Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Anti Narkoba Nasional (GANNAS), I Nyoman Adi Peri, menuturkan bahwa BNN perlu membuat sebuah badan seperti dewan pengawas untuk memonitoring atau mendorong kinerja intelijen narkotika saat melakukan tupoksinya.
Baca juga: BNN Gagalkan Upaya Penyelundupan Narkoba 450 Kg di Bekasi
“BNN belum punya satu badan seperti di KPK, yakni dewan pengawas. Hal ini perlu untuk mengontrol kinerja infrastruktur di dalam BNN itu sendiri,” ungkap Nyoman kepada Media Indonesia, Senin (10/8).
Nyoman menilai kurang terpantaunya kinerja Direktorat Intelijen BNN menjadi salah satu faktor mudahnya barang haram tersebut melenggang mulus ke Indonesia.
“Jadi, kita sebagai pegiat antinarkotika ini tidak bisa menganalisis karena semua tertutup. Kita hanya tahu ketika penangkapan-penangkapannya saja,” papar nyoman.
Nyoman menyebutkan bahwa yang menjaga perairan laut di Indonesia mencapai lima institusi. Artinya, kelima institusi tersebut dinilai tak memiliki sistem terpadu untuk menghentikan pengiriman barang haram tersebut ke Indonesia.
Baca juga: Pengedar Simpan Narkoba di Paket Sembako
Maka, dengan mengoptimalkan potensi dan SDM di BNN, Nyoman melihat ada harapan untuk penyebaran narkoba semakin berkurang. “Intinya lebih baik ada dewan pengawas, jadi kinerja intelijen terpantau dan jangan sampai intelijen narkoba ini dimanfaatkan oleh pihak lain, apalagi oleh kartel,” tandasnya. (J-2)
Bareskrim Polri ringkus Koko Erwin, bandar narkoba pemasok uang eks Kapolres Bima, saat nyaris kabur ke Malaysia via jalur laut ilegal di Tanjung Balai.
Banding Wiz Khalifa ditolak pengadilan Rumania. Rapper AS ini tetap dijatuhi vonis 9 bulan penjara akibat konsumsi ganja saat konser di festival Beach, Please! 2024.
Dua puluh tujuh personel keamanan Meksiko tewas dalam serangan balasan kartel menyusul kematian El Mencho. Presiden Sheinbaum kerahkan pasukan tambahan ke Jalisco
Di tingkat jajaran, narkoba yang telah dimusnahkan mencapai 37,5 kilogram, sedangkan dari Ditresnarkoba Polda Jateng sebanyak 4,93 kilogram.
Penangkapan ABK asal Medan, Sumatra Utara, Fandi Ramadhan, tidak otomatis menuntaskan perkara.
Simak profil AKBP Didik Putra Kuncoro, mantan Kapolres Bima yang dipecat tidak hormat (PTDH) karena kasus narkoba Rp2,8 miliar dan terancam hukuman mati.
"Vape adalah produk legal yang telah diatur dalam berbagai kebijakan. Yang harus diberantas adalah penyalahgunaannya, bukan serta-merta produknya."
BNN RI mewaspadai dampak konflik kartel narkoba di Meksiko yang mulai memengaruhi peta rantai pasok narkotika ke Indonesia.
Fokus BNN seharusnya diarahkan pada pelaku ilegal, bukan justru menuding semua pelaku industri legal yang sudah patuh pada aturan.
BNN memusnahkan barang bukti dari hasil pengungkapan lima kasus tindak pidana narkotika serta mengamankan 10 orang tersangkaPemusnahan barang bukti narkotika
BNN menegaskan komitmen memerangi narkotika secara komprehensif, baik melalui tindakan tegas maupun pencegahan.
Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto menegaskan bahwa stabilitas keamanan negara sangat bergantung pada keberhasilan penanganan narkoba.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved