Rabu 05 Agustus 2020, 06:50 WIB

DKI Jakarta Butuh Payung Hukum untuk Sanksi Progresif

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
DKI Jakarta Butuh Payung Hukum untuk Sanksi Progresif

ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Pelanggar protokol kesehatan mendapatkan sanksi kerja sosial menyapu jalan di kawasan Bundaran HI, Jakarta.

 

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan ingin memperketat pengawasan dan pengendalian protokol kesehatan selama masa perpanjangan ketiga PSBB transisi dengan menerapkan sanksi progresif. Namun, hal itu belum terfasilitasi dalam aturan PSBB transisi yang ada saat ini, yaitu Pergub No 51/2020.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin menyebut Pemprov DKI Jakarta saat ini sedang membahas payung hukum baru untuk mengakomodasi sanksi progresif tersebut. “Ya pergubnya akan di revisi karena kan di Pergub 51 itu belum ada,” kata Arifin di Jakarta, kemarin.

Akibat masih belum adanya payung hukum yang mengatur sanksi progresif, Arifin mengatakan mereka masih melakukan penindakan dan memberikan sanksi sesuai dengan Pergub 51/2020.

Di sisi lain, sembari membahas mengenai payung hukum baru, mereka terus melakukan pengawasan dan evaluasi mengenai kepatuhan warga terhadap protokol kesehatan.

Selama masa PSBB transisi yang berjalan sejak 5 Juni lalu, Satpol PP DKI Jakarta telah menindak sebanyak 62.158 orang sampai dengan kemarin. Dari jumlah itu, sebanyak 6.811 orang diberikan sanksi denda dan 55.387 orang terkena sanksi kerja sosial. “Denda yang dikumpulkan dari pelanggaran ini berjumlah Rp1.007.560.000,” kata Arifin. (Put/Ins/J-1)

Baca Juga

ANTARA

Wagub DKI Sebut Ikan Teluk Jakarta Tak Terpapar Parasetamol

👤Widhoroso 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 22:55 WIB
WAKIL Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut produk ikan dari Teluk Jakarta, tidak terpapar kandungan...
AFP/ ArunSankar

Kepolisian Bisa Manfaatkan Medsos untuk Melakukan Penyadaran Hukum 

👤Putra Ananda 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 20:54 WIB
"Misal anggota Polri, jika medsos mereka pergunakan untuk melakukan penyadaran hukum dan menyampaikan soal-soal kamtibmas, maka itu...
Antara

Senin, Polda Metro Panggil Rachel Vennya soal Dugaan Plat Mobil Palsu

👤Ant 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 20:30 WIB
Argo memastikan plat nomor B-139-RFS di mobil Vellfire warna hitam milik Rachel Vennya bukan milik kendaraan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Krisis Energi Eropa akan Memburuk

Jika situasinya tidak membaik dalam beberapa bulan ke depan, ada potensi krisis ekonomi yang menghancurkan

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya