Rabu 22 Juli 2020, 16:39 WIB

Pemakaian Masker Diawasi Ketat, Satpol PP: Pelanggar Cukup Besar

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Pemakaian Masker Diawasi Ketat, Satpol PP: Pelanggar Cukup Besar

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Warga tidak menggunakan masker saat berolahraga pada Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan Inspeksi BKT

 

SATPOL PP DKI Jakarta melakukan pengawasan dan penindakan khusus bagi pelanggar protokol kesehatan untuk pemakaian masker melalui Operasi Kepatuhan Peraturan Daerah (OK Prend).

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin mengungkapkan alasan memberikan perhatian lebih terhadap penggunaan masker karena pelanggaran masker menjadi yang tertinggi dibandingkan lainnya.

"Iya karena pelanggar tidak memakai masker ini cukup besar maka harus kita beri perhatian lebih agar masyarakat kembali menerapkan protokol kesehatan dengan lengkap," ujar Arifin saat dihubungi Media Indonesia, Rabu (22/7).

Sejak PSBB Transisi berlangsung pada 5 Juni hingga 20 Juli, jumlah pelanggar tidak memakai masker mencapai 29 ribu orang.

"Angkanya terus meningkat untuk pelanggar yang tidak memakai masker. Sampai 19 Juli, 28 ribu lebih pelanggar, sementara per 20 Juli sudah di atas 29 ribu pelanggar," kata Arifin.

Baca juga: Hasil OK Prend: 151 Warga Tak Pakai Masker

Berbagai alasan disampaikan warga yang melanggar tidak memakai masker dari mulai lupa hingga tidak betah. Selain itu, diduga pelanggaran penggunaan masker bersamaan dengan pelanggaran menjaga jarak ini banyak terjadi karena ada pemahaman yang salah tentang era kenormalan baru yang disampaikan pemerintah.

"Masyarakat memiliki penafsiran yang salah tentang kenormalan baru. Dikira normal baru ya berarti sudah tidak ada wabah, sudah tidak perlu pakai masker. Padahal normal baru ya tetap pakai masker. Masker adalah bentuk normal baru buat seluruh lapisan masyarakat," ujarnya.

"Kami tidak henti dan bosan untuk mengingatkan kepada masyarakat bahwa masker, menjaga jarak, mencuci tangan itu sudah harus menjadi budaya dan rutinitas sehari-hari yang harus dilakukan," pungkasnya.(OL-5)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Fauzan

Empat Terdakwa Kebakaran Lapas Klas I Tangerang Tidak Ajukan Eksepsi

👤Reporter: Pahrul Roji/ Penulis: NARENDRA WISNU KARISMA 🕔Selasa 25 Januari 2022, 20:30 WIB
Ketika ditanya oleh Hakim Ketua, Aji Suryo, terkait dakwaan JPU, keempat terdakwa yang merupakan petugas Lapas Kelas I Tangerang inipun...
MI/Andri Widiyanto

Kasus Omikron di Jakarta Terus Bertambah, Capai 1.697 Kasus

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 25 Januari 2022, 20:24 WIB
"Perlu digarisbawahi bahwa 10.299 orang dari jumlah kasus aktif (84,4%) merupakan transmisi lokal, sedangkan sisanya adalah pelaku...
MI/VICKY GUSTIAWAN

Jika Gagal Nyapres, Anies Bisa Maju Lagi di Pilkada Jakarta 2024

👤Selamat Saragih 🕔Selasa 25 Januari 2022, 20:10 WIB
Calon gubernur DKI, Anies masih memungkinkan karena Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pilkada dilaksanakan pada bulan yang berbeda, meski...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya