Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
PAKAR epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Tri Yunis Miko, mengatakan ketidakdisiplinan warga berstatus orang tanpa gejala (OTG) dalam menjalani isolasi mandiri diduga turut menjadi faktor penyebaran covid-19 meningkat kian tajam di masa PSBB transisi.
Tri menilai sulit untuk membangun disiplin baru pada masyarakat. Ia pun ragu masyarakat yang diminta melakukan isolasi mandiri di rumah akan menjalankan protokol kesehatan itu dengan maksimal.
"Bagaimana mau diisolasi, kedisplinan masyarakat kita ini rendah. Siapa yang bisa menjamin warga itu betul-betul tidak kemana-mana? Pengawasannya yang bisa jamin itu siapa, kan enggak ada," kata Tri saat dihubungi Media Indonesia, Kamis (16/7).
Baca juga: Penumpang KA Jarak Jauh Wajib Ada Surat Bebas Covid-19
Hal ini, terang dia, terbukti karena pekan lalu ada warga yang diisolasi mandiri di wilayah Kelurahan Duri Kepa, Jakarta Barat, tidak melakukan isolasi mandiri dengan disiplin. Warga tersebut justru melakukan aktivitas keluar rumah seperti biasa dan keberatan saat hendak diisolasi mandiri di RS Wisma Atlet Kemayoran.
"Orang kita itu enggak bisa diisolasi mandiri di rumah. Isolasi mandiri, ya harus di RS atau fasilitas semacamnya karena di situ ada yang mengawasi, baik kedisiplinannya maupun kesehatannya, nutrisinya. Kalau di rumah dia sendiri siapa yang mau mengawasi," tegas Tri.
Baca juga: Politikus PDIP Minta Pemprov DKI Tak Kembali ke PSBB Pra Transisi
Di sisi lain, petugas kesehatan juga tidak dibekali payung hukum yang kuat untuk memaksa warga berstatus OTG untuk menjalani isolasi di rumah atau balai karantina yang disediakan Pemprov DKI. Hal inilah yang dinilai Tri membuat isolasi mandiri di rumah akan semakin dipilih masyarakat meski efektivitasnya diragukan.
"Oleh sebab itu, buat payung hukumnya agar masyarakat mau diisolasi mandiri di balai karantina. Ini harus. Karena sekali lagi jika isolasi mandiri di rumah, pengawsannya lemah," ujarnya.(J-3)
Penataan ini mencakup perbaikan badan jalan, trotoar, hingga sistem drainase guna mengantisipasi genangan air.
Strategi ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI untuk meminimalisasi risiko banjir dan titik genangan yang sering mengganggu mobilitas warga saat puncak musim hujan.
Pemprov DKI Jakarta akan mengevaluasi izin lapangan padel menyusul keluhan warga soal kebisingan. Pramono Anung siap beri sanksi tegas jika melanggar aturan.
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menyatakan komitmen penuh untuk memperkuat ekosistem olahraga sepak bola putri.
Bank Jakarta resmi mendukung Pelita Jaya Jakarta sebagai sponsor di musim Indonesian Basketball League (IBL) 2026.
Gubernur DKI Jakarta pastikan stok pangan aman, harga terkendali, dan pasokan gas LPG siap jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved