Kamis 02 Juli 2020, 09:10 WIB

DKI Diminta Cari Pengganti Kantong Kresek untuk Makanan Basah

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
DKI Diminta Cari Pengganti Kantong Kresek untuk Makanan Basah

MI/ANDRI WIDIYANTO
Pekerja menyelesaikan tugasnya disebuah tempat pengelolaan limbah plastik rumahan di Pasar Minggu Jakarta

 

Larangan kantong plastik sekali pakai sudah diberlakukan di Ibu Kota. Namun, Ikatan Pedagang Pasar Tradisional (Ikappi) melihat praktik tersebut akan menyulitkan pedagang pasar yang berjualan makanan basah, misalnya daging ayam atau ikan yang masih fresh.

Ketua Bidang Hukum & Advokasi DPP IKAPPI Miftahudin mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI mencari solusi alternatif sebagai pengganti kantong plastik tersebut.

"Kami minta kepada Pemprov DKI menyiapkan kantong alternatif untuk jenis barang dagangan yang mudah basah atau barang dagangan tertentu," ujar Miftahudin dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (2/7).

Baca juga: Ikappi: Sosialisasi Larangan Plastik Sekali Pakai Minim

Miftahudin juga mengatakan sebaiknya Pemprov DKI tetap mengizinkan pedagang masih memakai plastik-plastik yang berukuran kecil untuk beberapa komoditas dagangan tertentu, misalnya makanan yang fresh atau basah dan beberapa komoditas jualan lainnya.

"Kami juga minta para pedagang tetap pakai plastik yang kecil sampai ada alternatif kantong belanjaan yang tepat sesuai kebutuhan," kata Miftahudin.

Selain itu, Ikappi menyebut sosialisasi Pergub Nomor 142 tahun 2019, tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Pada Pusat Perbelanjaan, Toko Swalayan, dan Pasar Rakyat harus dimasifkan ke pedagang.

"Lakukan edukasi secara bertahap dan tanpa ada intimidasi maupun ancaman atas kebijakan tersebut," lanjutnya.

Ikappi menyebut adanya aturan larangan plastik sekali pakai juga bisa meningkatkan UMKM daerah dengan memproduksi tas-tas daur ulang. (OL-14)

 

Baca Juga

Ilustrasi

Polri Tangkap 19 Penyelundup 62,9 Kg Sabu Jaringan Myanmar 

👤Rahmatul Fajri 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 21:17 WIB
Krisno menjelaskan para tersangka menyelundupkan sabu dengan cara membungkusnya dengan teh hijau. Polisi menduga paket sabu itu diproduksi...
MI/Andri Widiyanto

Kapasitas Angkutan Umum DKI Boleh 100%, Namun KRL Tetap 32%

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 19:58 WIB
KAI Commuter masih menerapkan pembatasan kapasitas 32% untuk KRL Jabodetabek dan KRL Yogyakarta-Solo. Serta, menerapkan penyekatan di...
ANTARA FOTO/Reno Esnir

Ragunan Mulai Dibuka untuk Umum Sabtu 23 Oktober 2021

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 19:37 WIB
Pengelola mewajibkan pengunjung yang berkunjung di kebun binatang tersebut mendaftar secara daring (online) satu hari sebelum...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menolakkan Ancaman Kemiskinan Ekstrem

Pemerintah perlu memastikan seluruh program penanggulangan kemiskinan ekstrem diterima rumah tangga miskin ekstrem yang ada di wilayah prioritas.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya