Kamis 02 Juli 2020, 06:45 WIB

Larang Kantong Plastik, Anies Ingin Jakarta Kian Ramah Lingkungan

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Larang Kantong Plastik, Anies Ingin Jakarta Kian Ramah Lingkungan

MI/Andri Widiyanto
Beragam tas kanvas sebagai pengganti kantong kresek di pusat perbelanjaan kawasan Gajah Mada, Jakarta

 

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi menegakkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 142 tahun 2019, tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Pada Pusat Perbelanjaan, Toko Swalayan, dan Pasar Rakyat.

Setelah enam bulan sebelumnya dilakukan sosialisasi kepada masyarakat, pelarangan penggunaan kantong belanja sekali pakai pada pusat perbelanjaan, swalayan, dan pasar rakyat di seluruh wilayah Jakarta berlaku mulai hari Rabu (1/7).

“Aturan ini berlaku mulai 1 Juli 2020. Karena itu, seluruh pertokoan baik itu toko swalayan, pasar rakyat, pusat perbelanjaan, semua berkewajiban menyediakan kantong belanja ramah lingkungan. Dan mulai hari ini, itu akan efektif ditegakkan peraturannya,” ucap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota, Rabu (1/7).

Anies menegaskan kembali komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk mengubah wajah kota agar lebih ramah lingkungan. Hal itu dapat terwujud dengan kolaborasi bersama dengan memastikan bahwa setiap kegiatan warganya tidak meninggalkan banyak residu, terutama residu yang tidak dapat didaur ulang.

“Jadi, ini bagian dari usaha kita di Jakarta untuk memastikan bahwa kota kita makin hari makin bersahabat pada lingkungan hidup. Dan kegiatan di masyarakat adalah kegiatan yang tidak meninggalkan residu yang tidak bisa didaur ulang," tukas Anies.

Baca juga: Pembagian Daging Kurban Diimbau Gunakan Kemasan Ramah Lingkungan

Ketika residu tidak dapat didaur ulang, lanjutnya, maka dia menimbulkan masalah. "Bukan hanya pada generasi kita, melainkan juga generasi masa depan, sehingga kita perlu mengubah perilaku agar setiap orang dan kegiatan di Jakarta memperhitungkan sustainable development,” tambahnya.

Anies juga berharap seluruh komponen masyarakat dapat turut aktif menegakkan peraturan mengenai penggunaan kantong belanja ramah lingkungan. "Sehingga bukan hanya mengandalkan petugas untuk mengawasi penegakan Pergub ini, melainkan dapat lebih membangun kesadaran untuk membawa kantong belanja ramah lingkungan sendiri," papar Anies.

Kita, imbuhnya, akan menegakkan ini kepada seluruh komponen masyarakat untuk ikut bersama-sama secara pro aktif mengawasi, selain petugas kita juga mengawasi. "Jadi, petugas Satpol PP kemudian petugas lingkungan hidup dari wilayah, semua akan ikut mengawasi pelaksanaan ini semua. Jadi, kami berharap dengan adanya tata aturan ini, nantinya kita bisa membuat Jakarta lebih ramah lingkungan,” pungkasnya. (OL-14)

Baca Juga

MI/Andri Widiyanto

Belasan Kios Terbakar di Terminal Senen Berhasil Dipadamkan

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 19 Mei 2021, 06:47 WIB
PETUGAS pemadam kebakaran berhasil memadamkan kobaran api yang meluluhlantakan belasan kios di Terminal Senen, Jakarta Pusat yang terbakar...
Dok MI

Pemudik tanpa Surat Bebas Covid-19 Diimbau Lapor Polsek

👤Ant 🕔Selasa 18 Mei 2021, 23:58 WIB
Yusri mengatakan Polda Metro Jaya telah menyiapkan fasilitas tes usap antigen gratis bagi para pemudik yang kembali ke...
dok.mi

Jaksa Tuntut Residivis Produksi Gas Melon tak ber-SNI 18 BulanĀ Bui

👤Dede Susianti 🕔Selasa 18 Mei 2021, 21:35 WIB
TERDAKWA utama pelaku produksi tabung gas melon tak berstandar nasional Indonesia (SNI) dituntut 18 bulan penjara oleh jaksa pada Kejari...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Berebut Fulus dari JAKARTA

Jawa Barat menjadi primadona pariwisata bagi warga Jakarta. Namun, sejak pembangunan jalan tol dan terhubung dengan tol trans-Jawa
menyebabkan fulus wisatawan Jakarta terbelah.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya