Rabu 01 Juli 2020, 16:05 WIB

DPRD Setuju Pasar Jaya Tidak Tutup Pasar Tanah Abang

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
DPRD Setuju Pasar Jaya Tidak Tutup Pasar Tanah Abang

MI/Fransisco Carolio
Pasar Tanah Abang

 

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Bidang Perekonomian Gilbert Simanjuntak menyambut positif kebijakan baru Perumda Pasar Jaya yang tidak melakukan penutupan keseluruhan Pasar Tanah Abang Blok A dan B ketika ada pedagang yang terpapar covid-19.

Total ada dua orang pedagang dan empat karyawan yang bekerja di Pasar Tanah Abang Blok A dan B yang terpapar covid-19 dari hasil tes usap.

Gilbert mengatakan pihaknya sudah merekomendasikan sejak awal agar Perumda Pasar Jaya hanya menutup sebagian kios apabila ada pedagang yang terpapar covid-19, yakni kios pedagang yang positif covid-19 serta beberapa kios pedagang yang berdekatan.

Baca juga: Perumda Pasar Jaya Izinkan Pedagang Tolak Pembeli tanpa Masker

"Saya setuju itu. Cukup yang bersangkutan saja. Kiri kanannya saja. Kiri kanannya itu ikut ditutup karena apa? Ya untuk menghindari apabila dia terpapar dan biar juga mereka merasa ikut bertanggung jawab karena sesama pedagang pun saling mengingatkan protap covid-19," kata Gilbert, Rabu (1/7).

Kebijakan menutup pasar keseluruhan untuk melakukan penyemprotan disinfektan selama tiga hari menurutnya justru terlalu berlebihan. Pasalnya, virus covid-19 menyebar melalui cairan atau droplet. Droplet cenderung jatuh ke tanah dan bukan melayang di udara. Virus juga akan mati dalam 24 jam bila tidak menempel di manusia.

"Sehingga nggak perlu semprot-semprot semua sampai ke langit-langit. Cukup siram saja jalanan dan jalur yang ada di pasar. Mati itu nanti virusnya," jelas Gilbert.

Penutupan pasar keseluruhan selama tiga hari juga hanya akan semakin menekan ekonomi pedagang dan masyarakat yang bergantung dari pasar.

"Kan ada yang jualannya sayur, ikan, ayam, daging. Itu kan modalnya terbatas. Kalau mereka tutup tiga hari ya rugi. Kasihan, sudah modal tidak seberapa," ujar Gilbert.

Ia berharap kebijakan ini tidak hanya diberlakukan di Pasar Tanah Abang Blok A dan B, tapi juga di seluruh pasar baik pangan maupun non pangan.

Sebelumnya, Perumda Pasar Jaya memberlakukan penutupan zonasi kios di Pasar Tanah Abang Blok A dan B. Kebijakan ini berbeda karena sebelumnya terhadap pasar-pasar lain, Perumda Pasar Jaya melakukan penutupan total saat ada pedagang yang terpapar covid-19. (OL-14)

 

Baca Juga

Dok MI

Pemudik tanpa Surat Bebas Covid-19 Diimbau Lapor Polsek

👤Ant 🕔Selasa 18 Mei 2021, 23:58 WIB
Yusri mengatakan Polda Metro Jaya telah menyiapkan fasilitas tes usap antigen gratis bagi para pemudik yang kembali ke...
dok.mi

Jaksa Tuntut Residivis Produksi Gas Melon tak ber-SNI 18 BulanĀ Bui

👤Dede Susianti 🕔Selasa 18 Mei 2021, 21:35 WIB
TERDAKWA utama pelaku produksi tabung gas melon tak berstandar nasional Indonesia (SNI) dituntut 18 bulan penjara oleh jaksa pada Kejari...
ANTARA

Sandiaga Puji Anies yang Tutup Obyek Wisata karena Dibanjiri Warga

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 18 Mei 2021, 21:18 WIB
Pemprov DKI Jakarta telah menutup sementara sejumlah tempat wisata sejak 15 hingga 17 Mei, seperti Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Berebut Fulus dari JAKARTA

Jawa Barat menjadi primadona pariwisata bagi warga Jakarta. Namun, sejak pembangunan jalan tol dan terhubung dengan tol trans-Jawa
menyebabkan fulus wisatawan Jakarta terbelah.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya