Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Metro Jaya telah mengamankan John Kei beserta 29 anggota kelompoknya pasca penganiayaan di Kosambi, Jakarta Barat dan perusakan rumah Nus Kei di Cipondoh, Tangerang pada Minggu (21/6). Penangkapan kelompok John Kei dilakukan di Perumahan Titian Indah, Kota Bekasi.
Namun menurut Direktur Reserse Kriminal Umum PMJ Kombes Tubagus Ade Hidayat, pihaknya masih memburu tiga orang lagi yang menjadi bagian dari kelompok John Kei.
"Ada DPO kita ada tiga yang sudah diidentifikasi," ungkap Tubagus di Mapolda Metro Jaya, Senin (22/6).
Sebelum ditangkap, Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengatakan sebanyak lima orang anak buah John Kei melakukan penganiayaan hingga mengakibatkan anggota kelompok Nus Kei atas nama Yustus Dorwing Rahakbau meninggal dunia. Selain itu, satu orang atas nama Angki Rumatoradan mengalami luka berat akibat empat ruas jarinya terputus.
Baca juga: Tangkap Kelompok John Kei, Kapolda Puji Kinerja Satgas Antipreman
Di tempat terpisah, sebanyak 15 orang anak buah John Kei dengan empat unit mobil menyambangi kediaman Nus Kei di Cluster Australia, Perumahan Green Lake, Kota Tangerang. Sementara gagal menemui Nus Kei, anak buah John Kei hanya mendapati isteri dan anak Nus Kei.
"Isteri dan anaknya (Nus Kei) kemudian berusaha meninggalkan tempat dan terjadilah pengeruskan rumah tersebut mulai dari pintu, ruang tamu, kamar yang dirusak oleh kelompok tersebut kurang lebih 15 orang," papar Nana.
Selain rumah, anak buah John Kei juga merusak dua mobil Nus Kei dan sebuah mobil milik tetangga Nus Kei. Tidak sampai di situ, mereka juga merusak gerbang perumahan dan membuang tembakan sebanyak tujuh kali. Aksi tersebut mengakibatkan seorang petugas keamanan bernama Adi Nugroho mengalami luka karena tabrakan, dan seorang pengemudi ojek daring bernama Andreansah tertembak di bagian jempol kaki kanan.
Konflik antara Kei vs Kei dilatarbelakangi oleh permasalahan hasil bagi jual beli tanah di Ambon, Maluku yang terjadi sejak tahun 2018. Menurut Nana, John Kei merasa dikhianati oleh Nus Kei karena tidak mendapatkan hasil penjualan tanah tersebut. Dari informasi yang diperoleh Media Indonesia, nilai pembagian hasil penjualan tanah ke John Kei mencapai Rp1 miliar. (OL-4)
Polda Metro Jaya mengerahkan 1.810 personel dan menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional untuk mengamankan malam takbiran Idul Fitri 1447 H di Jakarta.
Menurut dia, proses penegakan hukum atas kasus ini yang ditangani Polda Metro Jaya merupakan langkah positif.
Kontras mendesak pembentukan TGPF untuk mengusut tuntas serangan sistematis terhadap Andrie Yunus dan membongkar aktor intelektual di balik teror ini.
Polisi mengungkap jejak pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus. Rekaman CCTV menunjukkan aksi dilakukan secara terencana sejak awal.
Polda Metro Jaya identifikasi dua terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, BHC dan MAK. Polisi sebut total pelaku diduga lebih dari 4 orang.
Polisi ungkap identitas eksekutor penyiraman air keras Andrie Yunus (Kontras) berinisial BHC dan MAK lewat rekaman CCTV asli tanpa rekayasa AI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved