Headline

Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.

Polda Metro Terjunkan 1.919 Personel Gabungan Kawal Perayaan Imlek di Jakarta

Rahmatul Fajri
17/2/2026 15:03
Polda Metro Terjunkan 1.919 Personel Gabungan Kawal Perayaan Imlek di Jakarta
Tradisi sembahyang untuk para leluhur pada malam perayaan Imlek dilakukan oleh masyarakat keturunan Tionghoa di Vihara Amurva Bhumi di Kawasan Karet Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (16/2/2026) malam.(MI/Agus Mulyawan)

POLDA Metro Jaya menyiagakan sebanyak 1.919 personel gabungan untuk mengawal perayaan Imlek Tahun 2026 di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Pengamanan ketat ini dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian ibadah dan perayaan masyarakat Tionghoa berlangsung aman dan kondusif.

Fokus pengamanan akan menyasar 165 vihara yang tersebar di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Selain tempat ibadah, petugas juga disiagakan di pusat perbelanjaan, kawasan wisata, serta titik-titik keramaian lainnya yang diprediksi akan mengalami lonjakan pengunjung.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjelaskan bahwa personel di lapangan akan melaksanakan berbagai tindakan preventif, mulai dari penjagaan, pengaturan lalu lintas, hingga sterilisasi lokasi sebelum ibadah dimulai.

“Kami memastikan 165 vihara yang melaksanakan ibadah mendapatkan pengamanan maksimal. Harapannya, masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khidmat,” ujar Budi melalui keterangannya, Selasa (17/2/2026).

Dalam operasi pengamanan ini, Polri bersinergi dengan unsur TNI dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sebanyak 1.919 personel tersebut merupakan kekuatan gabungan yang terdiri dari 1.261 personel Polda dan Polres, 225 personel TNI, dan 433 personel Pemda (Satpol PP, Dishub, Dinkes, Damkar).

Budi menambahkan bahwa pola pengamanan dilaksanakan secara terbuka maupun tertutup dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis. Selain itu, mengantisipasi kepadatan kendaraan pada puncak jam ibadah, Polda Metro Jaya juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas yang bersifat situasional di sekitar lokasi-lokasi perayaan utama.

Masyarakat diimbau untuk mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama. Selain itu, pihak kepolisian meminta warga untuk turut menjaga situasi kamtibmas dan segera melaporkan hal mencurigakan melalui layanan darurat 110 yang siaga 24 jam.

"Sinergi ini adalah bentuk kehadiran negara untuk memberikan rasa aman kepada seluruh warga yang merayakan Imlek," pungkas Budi



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik