Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
BUDAYAWAN Betawi Ridwan Saidi menegaskan Gubernur Anies Baswedan jangan terlalu sibuk mengurus kasus covid-19 di Ibu kota. Ia menilai produktivitas jajaran Pemprov DKI justru menurun. Hal ini terlihat dari masalah macet dan banjir yang masih menerjang Ibu kota.
"Jakarta setahun ini pembangunan lebih macet dan banjir rob masih ada, karena pada sibuk sama covid-19. Pembangunan di Jakarta masih banyak yang terbengkalai selama ini. Jangan asik bahas covid-19 terus," ujar Babe Saidi, sapaan akrabnya kepada Media Indonesia, Jakarta, Senin (22/6).
Babe Saidi menyebut bukan berarti penanganan covid-19 tidak diurus maksimal. Ia meminta bahwa Pemprov DKI juga harus menangani masalah pembangunan. Seperti perluasan waduk atau sungai untuk mencegah terjadinya banjir.
Selain itu, fokus lainya yang disoroti soal ketidakjelasan pembukaan sekolah untuk dibuka umum. "Soal sekolah yang aturan dibuka 13 juli dimundur lagi. Jadi kalau seperti ini terus sampai akhir tahun hancur pembangunan," kata Babe Saidi.
Baca juga: Anies: Angka Rt di Jakarta Masih di Bawah 1
Meski demikian, selama setahun ini konflik atau permusuhan antarwarga DKI Jakarta kerap tidak terlihat. Terlebih adanya pandemi covid-19, rasa solidaritas meningkat sesama warga sekitar.
"Warga Jakarta hidup damai-damai saja. Saya kira itu yang patut dipertahankan," tandas Saidi.
Terpisah, Gubernur Anies mengakui program pembangunan di Jakarta ketunda lantaran anggaran dialihkan untuk penanganan covid-19. Ia mengklaim dengan adanya pelonggaran aktivitas di masa transisi, bisa menggenjot pertumbuhan ekonomi.
"Selama pandemi ini pembangunan bisa saja tertunda. Tpi menyelamatkan warga tidak boleh tertunda, itu prinsip yang kita pegang. Nah kedepan bersamaan dengan proses trasnisi ini kita akan terus fasilitasi baik penumbuhan usaha mikro dan menengah sampai besar, baik sektor jasa sampai kontruksi," pungkas Anies di Gedung Balai Kota Jakarta hari ini. (OL-4)
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved