Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGUNJUNG untuk kategori anak-anak, ibu hamil dan lanjut usia (lansia) dilarang memasuki kawasan Monumen Nasional (Monas). Kebijakan itu berlaku pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi.
Ketiga kategori pengunjung tetap dilarang berkunjung, meski nantinya kawasan Monas kembali beroperasi. Kepala Seksi Ketertiban UPK Monas, Deddy Nurahmat, mengatakan larangan tersebut diberlakukan untuk tiga kategori pengunjung lantaran rentan terjangkit covid-19.
"Pengunjung yang lansia, ibu hamil dan anak itu tidak perbolehkan masuk ke kawasan Monas," ujar Deddy, Kamis (18/6).
Baca juga: Anies Ingatkan Empat Prinsip Agar Masa Transisi Sukses
Untuk mengawasi pergerakan pengunjung, petugas bersiaga di setiap pintu masuk kawasan Monas. Petugas juga melakukan pengecekan suhu tubuh dan memastikan setiap pengunjung mengunakan masker. Sebagai persiapan, lanjut Deddy, petugas akan menyemprotkan cairan disinfektan di kawasan Monas.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, telah mengeluarkan kebijakan terhadap tempat wisata di Jakarta yang bisa kembali beroperasi pada 20-21 Juni. Dalam aturannya, Anies mengizinkan pembukaan tempat wisata indoor atau outdoor, lantaran Ibu Kota memasuki masa PSBB transisi.(OL-11)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Perpanjangan tersebut merupakan kali kelima dan efektif berlaku mulai hari ini, Jumat (28/8) sampai 10 September mendatang.
"Sebelumnya ada 262 orang yang terjangkit covid-19. Sekarang tinggal 26 orang. Ada yang masih menunggu hasil swab test juga," jelas Bambang
Anies pun mencontohkan, di Korea Selatan saja tidak menutup bioskop meski di tengah pandemi.
Responden dari kelompok masyarakat sipil sebesar 60,6% menginginkan pemerintah menghentikan PSBB. Sementara, 43,4% responden dari kalangan elite meminta hal serupa.
Menggunakan kendaraan pribadi lebih aman ketimbang angkutan umum. Terlebih jika ada penumpukan di satu halte atau stasiun. Walhasil, jaga jarak menjadi sulit apabila ada kerumunan warga
Selama perpanjangan masa PSBB Transisi Fase 1 yang kedua yang mulai berlaku pada 17 Juli hingga kemarin ada 343 perusahaan yang disidak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved