Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
DPRD DKI Jakarta meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meminimalkan salah sasaran dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) tahap kedua. Pendataan penerima bantuan yang benar sangat diperlukan agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat.
Sejak kemarin (14/5), pendistribusian paket sembako sudah diberikan ke warga terdampak covid-19 yang berada di wilayah Jakarta Timur.
"Harus tepat sasaran, data akurat, dan distribusinya tetap mengedepankan protokol kesehatan," ungkap Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino, Jakarta, Jumat (15/5).
Sementara itu, anggota DPRD lainnya dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Abdul Aziz juga menuturkan penyaluran bansos kedua harus menjangkau dengan benar warga penerima bansos.
Dampak covid-19 yang berimbas pada terpuruknya perekonomian warga, membuat jumlah penerima bansos bertambah. Mereka kebanyakan yang kehilangan pekerjaan atau terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).
"Saya harap dengan ini bisa lebih baik dan menjangkau semua yang membutuhkan," kata Aziz.
Baca juga: Nekat Berjualan, Satpol PP Bubarkan Pedagang di Pasar Tasik
Ketua Komisi B DPRD itu juga mengungkapkan anggaran yang dimiliki Pemprov DKI mampu menyalurkan stok paket sembako ke warga. Hal ini, katanya, dalam pemberian sembako, DKI dibantu dengan Kementerian Sosial.
"Cukup (anggarannya). Dari info yang saya dapat dari Pasar Jaya, kali ini ada dua sumber (bantuan). Dari pemprov dan pemerintah pusat yang dibagi berdasarkan teritori," pungkas Aziz.
Untuk diketahui, jumlah penerima bansos tahap kedua mencapai 2,153.196 Kepala Keluarga (KK). Dari jumlah tersebut pemerintah pusat akan memberikan bantuan sebesar 1,3 juta KK paket sembako. Sisanya, 853.196 KK melalui Pemprov DKI.
Adapun isi paket sembako berupa beras 10 kilogram (kg), sarden 4 kaleng, minyak goreng 2L, kecap manis, terigu 1 kg, mie bihun, sabun mandi, dan kue kaleng. Jumlah harga paket sembako kedua sebesar Rp275 ribu. (OL-14)
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menyatakan komitmen penuh untuk memperkuat ekosistem olahraga sepak bola putri.
Bank Jakarta resmi mendukung Pelita Jaya Jakarta sebagai sponsor di musim Indonesian Basketball League (IBL) 2026.
Gubernur DKI Jakarta pastikan stok pangan aman, harga terkendali, dan pasokan gas LPG siap jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Pemprov DKI juga mulai mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Terkait dukungan anggaran, politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi D mendukung segala kajian dan rencana yang memiliki dampak positif untuk masyarakat luas.
Skema kerja sama dengan pengembang di sepanjang trase akan mempermudah pengembangan MRT, terutama dalam pengelolaan TOD dan pembiayaan proyek.
Cek desil bansos 2026 secara online melalui website dan aplikasi Kemensos. Simak cara cek status penerima bansos dan penjelasan fungsi desil.
PEMERINTAH mengucurkan anggaran bantuan sosial (bansos) sebesar Rp17,5 triliun menjelang Lebaran 2026.
Gus Ipul menekankan bahwa akurasi data adalah fondasi utama agar program bantuan sosial (bansos) tidak lagi salah sasaran.
Pemerintah menyediakan dua kanal utama untuk cek penerima bansos Februari 2026 yang bisa diakses secara daring
PEMERINTAH menyiapkan anggaran senilai Rp12,83 triliun untuk paket stimulus ekonomi kuartal I 2026 yang mencakup diskon tiket transportasi, potongan tarif jalan tol, serta bansos.
Masalah tawuran tidak cukup diselesaikan hanya dengan imbauan moral atau nasihat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved