Rabu 13 Mei 2020, 12:55 WIB

Pemprov DKI Digugat Pengembang Pulau G

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Pemprov DKI Digugat Pengembang Pulau G

Antara/Sigid Kurniawan
Nelayan beraktivitas di dekat Pulau G, perairan Teluk Jakarta, Jakarta Utara

 

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta digugat oleh pengembang Pulau G, PT Muara Wisesa Samudra.

PT Muara Wisesa mendaftarkan gugatannya ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) pada 16 Maret lalu. Gugatan fiktif positif itu diajukan karena PT Muara Wisesa Samudra selaku pengembang Pulau G telah mendapat izin untuk melakukan reklamasi.

Hingga kini reklamasi pulau masih terus berproses karena belum selesai. Namun, izin reklamasi yang diberikan Pemprov DKI melalui Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI Jakarta Nomor 2238 Tahun 2014 tentang Pemberian Izin Pelaksanaan Reklamasi Pulau G Kepada PT Muara Wisesa Samudra hanya berlaku tiga tahun setelah diundangkan. Izin tersebut sudah hangus pada 2017 lalu.

Baca juga: Kadin DKI: Bansos Berupa Uang Tunai Lebih Efektif

PY Muara Wisesa Samudra menggugat agar Pemprov DKI segera memperpanjang izin reklamasi tersebut sebab kepgub itu memperkenankan Pemprov DKI memperpanjang kembali izin dengan berbagai pertimbangan.

"Iya saya sudah dengar gugatan itu," kata Kepala Biro Hukum DKI Jakarta Yayan Yuhanah, Rabu (13/5).

Yayan menyebut pihaknya memang sedang mempertimbangkan izin tersebut untuk diperpanjang. Namun, ada beberapa persyaratan yang akan diajukan kepada pengembang Pulau G berkenaan dengan kewajiban-kewajiban yang harus dipatuhi dalam membangun pulau agar tidak membawa dampak fisik terhadap sekitar.

"Jadi, dari kami ingin mereka menyelesaikan syarat itu, tapi dari mereka maunya izin dulu dikasih baru mereka selesaikan. Ya, akhirnya tarik menarik dan mereka menggugat," ungkap Yayan. (OL-14)

Baca Juga

dok.mi

Jadwal Pelayanan SIM Keliling di Jakarta Hari Ini

👤Muhamad Fauzi 🕔Senin 27 September 2021, 07:55 WIB
Harap dicatat layanan SIM Keliling (Simling) hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih...
ANTARA FOTO/	Indrayadi TH

7,8 Juta Orang di Jakarta Sudah Divaksin Lengkap, 64 Persennya KTP DKI

👤Kautsar Bobi 🕔Senin 27 September 2021, 07:30 WIB
"7,8 juta orang disuntik, dengan proporsi 64% merupakan warga ber-KTP DKI dan 36% warga KTP...
dok.mi

INAYES: Formula E Bisa Menggerakkan Ekonomi Jakarta

👤Selamat Saragih 🕔Senin 27 September 2021, 06:00 WIB
KETUA DPP Indonesia Youth Economic Society (INAYES), Aldi Dwi Prastianto, yakin penyelenggaraan event balap Formula E diyakini mampu...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Meretas Asa Jadi Pusat Ekonomi Syariah

Potensi besar hanya akan tetap menjadi potensi bila tidak ada langkah nyata untuk mewujudkannya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya