Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMARIN, Kamis (6/5), Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lepas tanggung jawab terkait bantuan sosial (bansos) bagi 1,1 juta kepala keluarga (KK) di DKI Jakarta ramai diberitakan.
Menurut Sri Mulyani, Pemprov DKI melepas tanggung jawab pendanaan bansos karena tidak memiliki anggaran yang cukup. Sri Mulyani mengaku mendapatkan laporan itu dari Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta sekaligus politikus Partai Gerindra M Taufik membantah keras pernyataan Sri Mulyani tersebut.
Baca juga: Balas Omongan Menkeu, Anies: Kami Lebih Dulu Bagikan Bansos
"Pernyataan Sri Mulyani tersebut 100% tidak sesuai fakta alias hoaks," kata Taufik dalam keterangan resminya, Kamis (7/4).
Faktanya, kata dia, Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Anies Baswedan justru lebih dulu memberikan bansos kepada warga Ibu Kota yang terdampak covid-19 ketimbang pemerintah pusat.
Hal itu, menurutnya, harus diluruskan dulu. Bukan hanya lebih dahulu memberikan bantuan sosial, Pemprov DKI bahkan, kata Taufik, paling siap menghadapi pandemi covid-19, termasuk dalam menanggulangi dampaknya.
"Catat itu dan Menkeu Sri Mulyani harus tahu. Untuk pembagian bansos Pemprov DKI sudah menyiapkan anggaran Rp700 miliar. Kalau dikatakan Gubernur Anies lepas tanggung jawab, di mana letak lepas tanggung jawabnya?" tanya Taufik.
Ia pun meminta pemerintah pusat tidak mempersoalkan adanya kesamaan data penerima bansos yang dimiliki pemerintah pusat dan pemerintah provinsi DKI.
"Saya kira itu tidak masalah kalau warga dapat bansos dua kali dari pemerintah pusat dan Pemprov DKI, dalam minggu yang berbeda. Yang salah itu kalau pembagian bansosnya dilakukan berbarengan pada hari yang sama, minggu yang sama juga," tegas Taufik.
Ia justru berpendapat pemerintah pusat harus mengapresiasi dan berterima kasih kepada kepala daerah yang sigap dan tanggap menangani pandemi covid-19 di daerah dengan baik.
"Jangan sampai ada kompetisi tidak sehat antara pemerintah pusat dengan kepala daerah," tukasnya.
Untuk anggaran bansos, Sekretaris Dinas Sosial DKI Jakarta Yayat Duhiyat dalam rapat evaluasi bansos bersama Komisi E DPRD DKI, Rabu (6/5) memastikan Pemprov DKI menyediakan Rp747 miliar untuk pengadaan paket sembako bansos.
Saat ini, sudah 50% anggaran yang dicairkan untuk penganggaran 2 tahap penyaluran bansos sebesar Rp373.750.000.000.
Sebelumnya, Menkeu Sri Mulyani Indrawati menyebut Pemprov DKI telah lepas tangan dalam menganggarkan bantuan sosial kepada 1,1 juta KK. Menurutnya, anggaran bansos itu diserahkan pada pemerintah pusat melalui mekanisme APBN. (OL-1)
Sri Mulyani dikenal luas sebagai salah satu Menteri Keuangan terbaik Indonesia dengan masa jabatan terlama, sekaligus sosok perempuan pertama yang menduduki posisi tersebut.
Posisi Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan berakhir pada 8 September 2025 setelah reshuffle Presiden Prabowo. Kepergiannya diwarnai kontroversi. Simak rangkuman isu yang mengemuka.
Blavatnik School of Government (BSG) Oxford menjadi sorotan. Kenali misi BSG, program prestisius Distinguished Public Service Fellow, serta deretan tokoh global yang pernah mengajar.
Sri Mulyani Indrawati resmi bergabung sebagai pengajar dalam program World Leaders Fellowship 2026 di Blavatnik School of Government, University of Oxford. Ini Profilnya.
Purbaya sudah membuka penyelewengan. Kini, menjadi tugas penegak hukum menindaklanjuti. Maukah mereka?
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memotong anggaran transfer ke daerah (TKD) dan dinilai lebih baik dari Sri Mulyani
Cek desil bansos 2026 secara online melalui website dan aplikasi Kemensos. Simak cara cek status penerima bansos dan penjelasan fungsi desil.
PEMERINTAH mengucurkan anggaran bantuan sosial (bansos) sebesar Rp17,5 triliun menjelang Lebaran 2026.
Gus Ipul menekankan bahwa akurasi data adalah fondasi utama agar program bantuan sosial (bansos) tidak lagi salah sasaran.
Pemerintah menyediakan dua kanal utama untuk cek penerima bansos Februari 2026 yang bisa diakses secara daring
PEMERINTAH menyiapkan anggaran senilai Rp12,83 triliun untuk paket stimulus ekonomi kuartal I 2026 yang mencakup diskon tiket transportasi, potongan tarif jalan tol, serta bansos.
Masalah tawuran tidak cukup diselesaikan hanya dengan imbauan moral atau nasihat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved