Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komisi B DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz menyebut penyalauran bantuan sosial (bansos) oleh pemprov masih dinilai belum maksimal. Dalam evaluasi tahap pertama bansos, banyak kepala keluarga yang belum terdata untuk menerima bantuan berupa paket sembako itu.
"Di lapangan kami lihat rata sekitar 4.000 tambahan data (penerima bansos) per kelurahan," ujar Aziz kepada Media Indonesia, di Jakarta, Selasa (5/5).
Menanggapi soal pernyataan Gubernur Anies Baswedan soal penyaluran bansos sudah mencapai 98,4%, Aziz pun berpendapat lain. Menurutnya, berdasarkan temua fakta di lapangan masih ada warga miskin yang belum menerima paket sembako itu.
"Ya mungkin yang beliau maksud 98,4% dari data yang sudah ada. Tapi, di lapangan banyak orang yang blm terdata. Mereka orang miskin baru yang terdampak dari imbas covid-19 dan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB)," jelas Aziz.
Untuk bansos tahap kedua, ia meminta akurasi data penerima bansos sudah dibenahi oleh Pemprov DKI. Hal ini untuk meminimalisasi kekurangan 4.000 paket sembako di kelurahan. Jangan sampai, katanya, penyaluran bansos berikutnya juga mengalami molor waktu.
"Semoga sudah ditambahkan (kekurangan data penerima) oleh RT setempat, sehingga bisa dapat di distribusi ke 2 dengan benar," pungkas Aziz.
Baca juga: Ombudsman Minta Pemprov DKI Salurkan Bansos Tahap 2
Diketahui, paket sembako tersebut diberikan kepada 1.194.633 Kepala Keluarga dengan nominal bantuan sebesar Rp149.500. Hal itu sesuai dengan Keputusan Gubernur Nomor 386 Tahun 2020 tentang Penerima Bantuan Sosial Bagi Penduduk yang rentan terdampak COVID-19 dalam Pemenuhan Kebutuhan Pokok selama Pembatasan Sosial Berskala Besar.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menuturkan, data penerima program bantuan sosial (bansos) tahap kedua lebih banyak dari sebelumnya.
Pasalnya, sejak 25 April, belum ada penyaluran bansos dari Pemprov lagi. Namun, katanya, saat ini pembagian bansos dari Kementrian Sosial sedang berlangsung. Ia berjanji bakal segera mengumumkan jadwal pemberian paket sembako tahap kedua.
"Kami akan umumkan secara detail baik segmennya maupun jumlahnya. Lebih bijak bila sudah terstruktur dan lengkap informasinya, baru nanti disampaikan detailnya," tukas Anies saat konferensi pers di Gedung Balai Kota Jakarta, Jumat (1/5). (A-2)
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
BMKG, TNI AU, dan BPBD DKI Jakarta gelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 16-22 Januari 2026 untuk cegah bencana hidrometeorologi di Jabodetabek.
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Bapenda telah menelusuri faktor penyebab anjloknya penerimaan BPHTB.
BMKG mengimbau kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah hingga akhir Januari 2026.
, pembukaan rute-rute baru tersebut menjadi langkah lanjutan untuk mengoptimalkan konektivitas transportasi publik yang saat ini telah mencapai 92%.
Masalah tawuran tidak cukup diselesaikan hanya dengan imbauan moral atau nasihat.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengevaluasi bahkan, jika diperlukan, mencabut bantuan sosial (bansos) bagi keluarga yang anggotanya terlibat dalam aksi tawuran.
Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta mengusulkan evaluasi hingga pencabutan bansos bagi keluarga pelaku tawuran sebagai langkah tegas menekan aksi kekerasan di Jakarta.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk proaktif mengecek status kepesertaan melalui kanal resmi guna menghindari informasi palsu.
Gaji guru PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, tercatat hanya Rp300 ribu per bulan, menjadikannya salah satu isu yang paling disorot publik.
Transaksi judi online bagi 12.402 KPM bansos dengan kondisi tersebut sangat memprihatinkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved