Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan realokasi APBD 2020 untuk menambah anggaran penanganan covid-19.
Plt Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Mochammad Ardian, mengatakan menganggarkan total Rp 10,77 triliun dari hasil realokasi.
"Rinciannya, untuk bidang kesehatan sebanyak Rp 2,67 triliun, jaring pengaman sosial Rp 7,6 triliun dan dampak ekonomi Rp 500 miliar," ujar Ardian saat dikonfirmasi, Rabu (29/4).
Baca juga: Tidak Ada Uang Tunai, Berapa Nilai Paket Bantuan DKI?
Sementara itu, ada beberapa pengurangan yang dilakukan. Seperti, pengurangan anggaran belanja pegawai dari semula Rp 24,19 triliun menjadi Rp 19,14 triliun. Kemudian, ada pengurangan anggaran belanja barang dan jasa dari Rp 23,67 triliun menjadi Rp 11,22 triliun.
Pengurangan juga terjadi pada belanja modal, yang awalnya Rp 16,08 triliun menjadi Rp 500 miliar. Berikut, belanja lainnya yang semula Rp 28,89 triliun dipangkas menjadi Rp 4,89 triliun.
Ardian menekakan langkah pemangkasan turut mempertimbangkan pendapatan yang tidak mencapai target akibat pandemi covid-19. "Salah satunya, karena pendapatan asli daerah dan dana transfer yang berkurang," pungkasnya.
Baca juga: Sudah 101 Perusahaan Ditutup Akibat Langgar PSBB Jakarta
Tahun ini, Pemprov DKI rencananya mendapatkan Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar Rp 21 triliun. Sebesar Rp 4 triliun merupakan DBH triwulan IV 2019, yang mengalami penundaan pencairan.
Sementara Rp 17 triliun merupakan alokasi DBH tahun ini. Namun, karena pendapatan pemerintah pusat turun serta adanya kebijakan penanganan covid-19, alokasi DBH untuk DKI pun terkoreksi menjadi Rp 14 triliun pada tahun ini.(OL-11)
Dirjen Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi menegaskan bahwa DKB merupakan hasil proses pembersihan dan sinkronisasi ketat untuk menghapus data ganda atau anomali.
DIREKTORAT Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat sebanyak 5,5 juta penduduk Indonesia bercerai pada 2025.
Berdasarkan Data Kependudukan Bersih (DKB) Semester II 2025 yang dihimpun, diketahui jumlah penduduk Indonesia mencapai 288.315.089 jiwa. Penduduk laki-laki memiliki jumlah lebih tinggi.
MAYORITAS penduduk Indonesia saat ini berada pada kelompok usia produktif. Hingga Semester II Tahun 2025, sebanyak 199.026.595 jiwa berada di rentang usia 15 hingga 64 tahun.
DKB merupakan hasil proses pembersihan dan sinkronisasi ketat untuk menghapus data ganda atau anomali.
Persentase perekaman KTP-el telah mencapai 97,47 persen, yakni 206.467.957 jiwa dari total wajib KTP sebsar 211.826.747 jiwa.
Pemprov Kalsel saat ini sedang menyusun sistem pengelolaan CSR terintegrasi melalui sebuah aplikasi digital
Kasus guru honorer SDN Brabe 1, Mohammad Hisabul Huda, dihentikan melalui restorative justice setelah mengembalikan Rp118 juta.
Pemkab Bandung mengajukan permohonan kepada Kemendikdasmen agar dana BOSP dapat dipakai untuk membayar gaji 4.360 guru dan tenaga kependidikan paruh waktu.
TRANSPARANSI anggaran daerah selalu menjadi isu sensitif sekaligus krusial dalam tata kelola pemerintahan.
Jalan rusak sering kali menjadi penyebab kecelakaan fatal bagi pengendara motor, terutama saat musim hujan.
Alokasi anggaran sebesar Rp200 juta untuk mendukung berbagai program kebersihan, meskipun saat ini teknis pelaksanaan masih akan dibahas lebih lanjut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved