Senin 20 April 2020, 06:58 WIB

25 Perusahaan di Jakarta Ditutup Sementara

Antara | Megapolitan
25 Perusahaan di Jakarta Ditutup Sementara

MI/RAMDANI
Ojek daring bersama warga antre mendapatkan makan siang yang dibagikan salah satu perusahaan di kawasan Sudirman, Jakarta, Kamis (16/4/2020)

 

SEBANYAK 25 perusahaan atau tempat kerja di Jakarta ditutup sementara oleh Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta karena melanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).Berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Disnakertrans-E) DKI Jakarta, Minggu (19/4), penutupan 25 perusahaan tersebut berdasarkan inspeksi mendadak yang dilakukan di lima wilayah kota administratif dan satu kabupaten di DKI Jakarta dari awal masa PSBB untuk menanggulangi pandemik covid-19, mulai Jumat (10/4) hingga Jumat (17/4).

Perusahaan atau tempat kerja tersebut merupakan usaha yang bergerak di luar 11 sektor yang dikecualikan Pemerintah DKI Jakarta. Lokasinya tersebar di empat wilayah, yakni Jakarta Pusat (delapan), Jakarta Barat (11), Jakarta Utara (empat) dan Jakarta Selatan (dua).
  
Sebanyak 25 perusahaan tersebut terpaksa ditutup sementara karena berada di luar 11 sektor usaha yang diizinkan beroperasi selama PSBB berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 33 Tahun 2020 Pasal 10. Sebelas sektor usaha yang diizinkan beropoerasi selama PSBB yakni kesehatan, bahan pangan/ makanan/minuman, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar, utilitas publik dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional dan objek tertentu serta kebutuhan sehari-hari.
  
Hingga Jumat (17/4) lalu, Disnakertrans-E DKI Jakarta telah melakukan sidak pada 215 perusahaan/tempat kerja di Jakarta. Selain melakukan penutupan sementara pada 25 perusahaan, pemerintah memberikan peringatan pada 190 perusahaan yang tersebar di Jakarta. Ke-190 perusahaan tersebut tersebar di berbagai wilayah DKI Jakarta dengan rincian Jakarta Pusat (46), Jakarta Barat (34), Jakarta Utara (29), Jakarta Timur (38), Jakarta Selatan (39) dan Kepulauan Seribu (empat).

baca juga: MRT Jakarta Tutup Tiga Stasiun
  

Selama masa PSBB, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta mencatat masih ada 200 perusahaan yang tetap beroperasi. Menurut  Kadisnakertrans-E DKI Jakarta Andri Yansah, telah memperoleh izin dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin).
  
"Yang jelas, perusahaan yang termasuk tidak dikecualikan. Tapi (200 perusahaan) mendapat izin dari Kemenperin ya," ujar Andri. (OL-3)
 

Baca Juga

DOK MI.

Ini Kronologi Polisi Dikeroyok saat Bubarkan Balapan Liar

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 08 Desember 2021, 14:29 WIB
Saat itu korban bersama istri menggunakan kendaraan roda empat melintas di Pondok...
ANTARA

Solusi Banjir Rob DKI Tak Cukup Tanggul Pantai, Perlu Restorasi Kawasan

👤Hilda Julaika 🕔Rabu 08 Desember 2021, 14:04 WIB
pengamat Tata Kota, Nirwono Joga menilai pembangunan tanggul tidak bisa menjadi solusi...
ANTARA

Demo Buruh, Polda Metro Bakal Tutup Jalur ke Balai Kota

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 08 Desember 2021, 13:10 WIB
Tak hanya di Jalan Merdeka Selatan, penutupan diperluas hingga ke persimpangan MH Thamrin dan Kebon...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya