Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
Anggota sekaligus penasihat Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi menyebut penerapan lockdown akan lebih efektif daripada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan pertambahan kasus covid-19.
Ia melihat penerapan PSBB saat ini belum efektif untuk menekan kenaikan kasus covid-19. Terbukti pada hari-10 PSBB, kasus covid-19 di Jakarta masih terus bertambah.
Ia menyayangkan usulan Gubernur DKI Jakarta untuk lockdown ditolak Presiden Joko Widodo.
"Kita bisa lihat saja. Meski saya bukan ahli kesehatan, tapi PSBB ini kurang efektif menurunkan kasus covid karena masyarakat belum sadar. Kalau waktu itu Pak Gubernur diberi kewenangan pasti sudah lockdown sejak awal," ungkap Suhaimi saat dihubungi, Minggu (19/4).
Menurutnya, penolakan Presiden di awal bukan berarti lockdown secara sepenuhnya ditolak. Presiden, imbuh Suhaimi, harus melihat fakta dan kenyataan yang terjadi saat ini.
Contohnya fakta bahwa jumlah warga yang meninggal disebabkan oleh covid-19 masih tinggi. Jumlah warga yang dimakamkan dengan prosedur tetap (protap) penyakit menular bahkan lebih tinggi dibandingkan dengan yang meninggal dan terkonfirmasi disebabkan oleh covid-19.
Baca juga: PSBB Tak Efektif, PKS Dorong Penerapan Lockdown
"Berarti perlu dikomunikasikan lagi lebih kuat ke pemerintah pusat, menjelaskan lagi data-datanya bagaimana. Soal pemakaman protap covid-19, ini lebih nyata. Biarkan kuburan berbicara. Itu data riil. Itu kan tidak bisa dimanipulasi," tegasnya.
Lockdown memang membutuhkan konsekuensi yang lebih berat dari sisi pemerintah karena harus memikirkan dampak seperti sosial dan ekonomi.
"Pertimbangan bisnis dan yang lebih penting lagi adalah urusan perut warga menengah ke bawah harus sangat diperhatikan," ujar Suhaimi.
Selain itu, tambahnya, yang perlu diperhatikan adalah koordinasi dengan pemerintah pusat.
Menurut Suhaimi, tentu saja harus ada hal yang harus dipersiapkan, yaitu koordinasi antara pemda dengan pemerintah. "Selain itu, harus ada operasi yang terpadu. Saya kira dua pekan saja ini total, benar-benar tidak ada pergerakan sama sekali. Ini akan lebih cepat turunnya," tegasnya. (OL-14)
Ia menekankan, kebijakan tersebut tidak menjadi kendala bagi Pemprov DKI. Menurutnya, Jakarta telah memiliki kesiapan birokrasi.
Ia mengakui, persoalan sampah sempat terjadi menjelang Lebaran, dipicu gangguan di zona pengolahan di TPST Bantargebang.
Ia menegaskan jika tidak diawasi dengan baik peredaran obat ini berisiko memicu resistensi anti mikroba yang berdampak luas bagi kesehatan masyarakat.
Cegah longsor susulan, Pemkot Jakarta Barat pasang tanggul kayu dolken.
PRABOWO Prabowo Subianto mengecek permukiman warga di bantaran rel kereta api kawasan Senen, Jakarta, Kamis (26/3). Kunjugan tersebut diunggah di Instagram resmi presiden.
PRESIDEN Prabowo Subianto dijadwalkan menerima kunjungan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim di Jakarta, Jumat (27/3) Sore. Kedua pemimpin negara itu akan membahas termasuk geopolitik
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved