Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
Polda Metro Jaya (PMJ) melalui Direktorat Lalu Lintas membagikan 25 ton beras kepada warga di DKI Jakarta yang terdampak pandemi virus covid-19. Pembagian beras pada tahap pertama ini mengutamakan warga kelas bawah .
“Hari ini, Senin (12/4), kami mencoba untuk berbagi dengan masyarakat. Ini adalah tahap pertama yang tentu akan dilanjutkan dengan tahap-tahap berikutnya,” ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Sambodo Purnomo Yogo, Minggu (12/4).
Sambodo pun menjelaskan bahwa PMJ telah membuka posko logistik kemanusiaan dan menerima atau menampung bantuan dari masyarakat untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Baca juga: Polres Jember Bantu Warga Terdampak Ekonomi Covid-19
Adapun Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan bahwa setiap warga diberi satu kantong beras sebanyak lima kilogram.
PMJ juga sudah menyiapkan 150 kendaraan patroli untuk berkeliling dan membagikan beras tersebut.
“Kegiatan ini bertujuan membantu warga yang terdampak pandemi covid-19,” ujar Yusri. (OL-14)
Banjir dengan ketinggian air hingga 60 cm membuat kolong tersebut tidak dapat dilalui kendaraan.
Meski terjadi kenaikan harga cabai merah kriting, namun Pramono berupaya agar harga bahan pokok tersebut bisa tetap terjaga.
Dalam jangka panjang, paparan terus-menerus dapat memicu penyakit kronis hingga mematikan.
Program SSG merupakan solusi nyata bagi sekolah yang mayoritas siswanya berasal dari keluarga prasejahtera.
Kebijakan yang terlampau restriktif dapat mengganggu ekosistem bisnis yang melibatkan banyak pihak, termasuk sektor UMKM.
Perumda Air Minum PAM JAYA menargetkan pembagian 2.000 toren air gratis sepanjang 2026 bagi warga Jakarta, khususnya pelanggan kategori tertentu, guna mendukung pemerataan akses air bersih.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved