Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan pihaknya fokus membubarkan kerumunan massa di daerah yang memiliki permukiman padat. Hal tersebut seiring dengan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta yang mulai berlangsung Jumat (10/4) kemarin.
"Kalau masalah pembubaran kerumunan, sekarang ini titik-titik di mana orang paling banyak berkumpul itu di daerah-daerah yang memiliki penduduk padat," kata Yusri kepada Media Indonesia, Sabtu (11/4).
Menurut Yusri, masih banyak ditemui warga yang berkumpul di lingkungan rumahnya. Dalam Pasal 13 Ayat (1) Peraturan Gubernur No 33 Tahun 2020, disebutkan bahwa penduduk dilarang melakukan kegiatan dengan jumlah lebih dari lima orang di tempat atau fasilitas umum.
"Sekarang yang banyak berkumpul di tempat padat. Contoh di permukiman rumah, suka nongokrong-nongkrong," ujarnya.
Dalam membubarkan kerumunan di permukiman padat, lanjut Yusri, ada tiga pilar yang dioptimalkan sebagai ujung tombak. Ketiganya adalah Kapolsek, Danramil, dan Camat setempat.
"Kemudian dengan bantuan masyarakat, dalam hal ini ketua RT/RW, tokoh masyarakat, dan tokoh agama di daerah situ untuk bisa mengimbau warganya agar jangan berkumpul, di rumah saja," tandasnya.
Titik lain yang menjadi fokus dari kepolisian adalah terkait dengan moda transportasi. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mendirikan 33 titik atau check point untuk memantau pengendara mobil atau sepeda motor.
"Itu berdasarakan analisa daripada Dishub dan Ditlantas bahwa itu adalah daerah-daerah krusial," pungkas Yusri.
Ke-33 check point tersebut terdiri dari empat titik di dalam kota, lima titik di gerbang tol, 11 di satuan wilayah, dan 13 titik di terminal atau stasiun. (OL-4)
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
SEMPAT menjadi kota di Pulau Jawa dengan tingkat penularan covid-19 yang cukup tinggi, kondisi di Kabupaten Kudus kini perlahan mulai membaik.
SATGAS PB Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bekerja sama dengan Komunitas Gerakan Berbagai Untuk Warga, membantu warga DKI terimbas PPKM level IV, berupa sembako.
KOMUNITAS Gerakan Berbagi Untuk Warga membagikan makanan siap saji dan beras untuk warga yang Isolasi mandiri (Isoma) dan terdapak Covid-19 bersama BEM Nusantara.
KOMUNITAS Bersama untuk warga membagikan bantuan berupa makanan, sembako dan alat kesehatan bagi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.
PROTEIN ikan efektif meningkatkan imunitas dan kekebalan tubuh dan ikan merupakan sumber protein dan memiliki kandungan omega-3 yang tinggi.
WAKIL Ketua Umum KADIN Indonesia Arsjad Rasjid mengajak pelaku dunia usaha di Tanah Air untuk terus bersatu melawan pandemi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved