Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 45 kasus penyebaran berita bohong (hoaks) terkait virus korona (covid-19) telah ditangani oleh polri.
Karopenmas Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono mengatakan pihaknya terus mencari berbagai informasi menyesatkan atau bohong yang disebarkan di media sosial tentan wabah covid 19.
"Sampai saat ini ada 45 kasus dengan penambahan dari Polda NTB sebanyak satu kasus," ujarnya, Selasa (24/3).
Dia meminta masyarakat untuk tidak mudah memercayai informasi yang tidak jelas asalnya yang kemudian bisa dilaporkan ke polisi.
"Jika menemukan informasi seperti itu bisa dilaporkan," imbuhnya.
Tersangka penyebaran berita bohong diancam dengan hukuman undang-undang ITE dengan hukuman penjara enam tahun dan denda Rp1 miliar.
Baca juga: Patroli Siber Terus Memburu Penyebar Hoaks Soal Covid-19
Sementara itu terkait pembubaran dan penindakan perkumpulan massa sesuai dengan maklumat kapolri, hingga kini belum ada kasus yang ditindak.
"Belum ada. Karena kami tentu melakukan himbauan persuasif dan humanis lebih dulu," ucapnya.
Polri menetapkan kriteria perkumpulan massa yang dapar dibubarkan di antaranya pertemuan sosial, budaya, keagamaan dan aliran kepercayaan dalam bentuk seminar, lokakarya, sarasehan dan lainnya. Selain itu juga konser musik, pekan raya,festival, bazar, pasar malam, pameran hingga resepsi keluarga.
"Kegiatan olahraga, kesenian, jasa hiburan termasuk unjuk rasa dan pawai. Pokoknya kegiatan yang lainnya yang bisa membuat kumpul orang atau massa dalam jumlah banyak," tukasnya. (A-2)
Budi mengatakan personel akan ditempatkan di gereja-gereja, titik keramaian, hingga lokasi yang menjadi pusat kegiatan umat Kristiani selama perayaan Paskah.
Petugas kepolisian saat ini tetap disiagakan di lapangan untuk memantau pergerakan masyarakat, terutama di area aglomerasi dan kampung halaman.
Ledakan petasan di Pekalongan menewaskan remaja 14 tahun. Dua korban lain masih dirawat intensif, polisi lakukan penyelidikan.
Ketua YLBHI Muhamad Isnur menyoroti adanya perbedaan data terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus yang diungkap oleh kepolisian dan TNI.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved