Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PASIEN positif virus korona (Covid-19) yang meninggal di Solo, pernah ikut seminar di Bogor ternyata benar adanya. Bupati Bogor Ade Yasin dalam keterangan persnya Minggu (15/3) sore di Pendopo Bupati di Cibinong, menyatakan kebenaran tersebut.
Dia mengatakan, hasil penelusuran tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, lokasi seminar pasien tersebut berada di daerah Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Seminar dilakukan di sebuah hotel yang tidak terlalu besar, pada tanggal 25 Februari hingga 28 Februari lalu. Namun Bupati Ade menyatakan, perihal lokasi terpaparnya korban kemungkinannya tidak di lokasi seminar tersebut.
"Lokasi seminar di Babakan Madang, kepala dinas sudah tracking. Kalau dilihat dari masa inkubasi pasien dan sebagainya, kemungkinan kejadian terpaparnya ketika di bandara atau di tempat lain," katanya.
Pendapat itu muncul karena pihaknya sudah memeriksa sebanyak 15 orang karyawan di hotel tersebut yang terlibat langsung di acara seminar.
"Lima belas orang karyawan yang ada di situ sudah diperiksa dalam kondisi baik. Mereka ada yang dari ketering, pelayan dan staf hotel. Sudah lewat masa inkubasinya dan tidak ada yang terpapar dan tidak ada yang suspek korona," jelas bupati.
Baca juga: Pemkot Bogor: Alat Pelindung Diri Petugas untuk Covid-19 Kurang
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Mike Kartalina menambahkan, bahwa penyelenggara seminar tersebut bukan dari Pemkab Bogor. Dia juga menegaskan pasien yang meninggal di Solo bukan warga Kabupaten Bogor.
"Kasus yang seminar di Babakan Madang bukan warga kita. Untuk pesertanya siapa saja kami juga tidak paham karena pelaksana bukan dari kita, dia mandiri, swasta dan tidak ada konfirmasi ke kita," ungkapnya.
Karena itu, saat ini pihaknya pun masih melakukan penelusuran terkait kemungkinan ada warga Kabupaten Bogor yang ikut. Meski demikian, pihaknya melakukan sterilisasi terhadap lokasi seminar tersebut.
Sementara itu berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, hingga saat ini belum ada warga Kabupaten Bogor yang positif Covid-19. Hanya ada sejumlah orang yang dalam status pemantuan tapi kondisinya sehat.
"Belum atau tidak ada yang positif Cocid-19. Hanya da tujuh orang dalam pemantuan dan satu orang PDP (pasien dalam pemantuan). Yang PDP itu sudah dipindah ke Rumah Sakit Saroso di Jakarta, sudah hari ketiga tapi belum ada hasilnya," pungkasnya. (A-2)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved