Minggu 15 Maret 2020, 16:05 WIB

Pemkot Bogor: Alat Pelindung Diri Petugas untuk Covid-19 Kurang

Dede Susianti | Megapolitan
Pemkot Bogor: Alat Pelindung Diri Petugas untuk Covid-19 Kurang

ANTARA/ARIF FIRMANSYAH
Sejumlah anggota TNI AD, Polresta Bogor Kota dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Bogor melakukan aksi bebersih Stasiun Bogor.

 

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bogor mengaku saat ini kekurangan alat pelindung diri (APD) untuk petugas kesehatan penanganan virus korona (Covid-19).

Fakta itu diungkapkan langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim dan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno dalam jumpa pers, Sabtu (14/3) malam.

Dedie mengatakan kekurangan ADP itu karena ketiadaan atau kelangkaan di pasaran. Untuk itu, pihaknya meminta bantuan kepada pusat untuk penyediaan ADP.

"Masker, thermoscanner yang saat ini memang agak sulit didapatkan. Jadi kita sudah berusaha. Bahkan alat pelindung diri untuk petugas kesehatan pun saat ini agak kesulitan untuk mendapatkan di pasar. Ini juga jadi perhatian kita," ungkap Dedie.

Terkait kondisi itu, lanjutnya, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pusat. Dirinya bergarap pusat atau provinsi bisa memberikan bantuan APD atau beberapa alat lainnya termasuk thermoscanner.

"Jadi intinya, dari kami, dinkes, petugas kesehatan sangat membutuhkan alat- alat itu dalam jumlah yang cukup besar," katanya.

Untuk masker, lanjutnya, saat ini pun hanya ada untuk petugas kesehatan dan itu pun jumlahnya terbatas. Pihaknya pun membutuhkan masker untuk ASN (aparatur sipil negara) yang menjadi garda terdepan untuk melakukan langkah-langkah prevensi, langkah pencegahan, melakukan sosilisasi kepada masyarakat. ASN juga diharapkan memberikan pemahaman pada masyarakat tentang bahaya Covid-19, DBD, dan cikungunya.

"Masker untuk petugas kesehatan, 6 bulan ke depan Insyaallah aman. Tapi kami butuh bantuan masker untuk ASN," pungkasnya. (A-2)
 

Baca Juga

 ANTARA/M Risyal Hidayat

Miris, Masih Ada RS Rujukan Tolak Warga Suspek Covid-19

👤Insi Nantika Jelita 🕔Minggu 05 April 2020, 11:41 WIB
"Penolakan yang dilakukan rumah sakit rujukan disebabkan minimnya jumlah ruang isolasi di rumah...
MI/ANDRI WIDIYANTO

Fraksi NasDem Dorong DPRD DKI Bahas Realokasi Anggaran Covid-19

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Minggu 05 April 2020, 11:34 WIB
Realokasi anggaran ini sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri No 20 tahun 2020 tentang Percepatan Penanganan Covid-19 di Lingkungan...
ANTARA/M Risyal Hidayat

Anies Minta Penumpang Transportasi Umum Wajib Bermasker

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Minggu 05 April 2020, 11:00 WIB
Selama sepekan, mulai besok, seluruh pengelola armada transportasi wajib melakukan imbauan dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya