Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Narkotika Nasional (BNN) menggerebek dua produsen narkoba rumahan berinisial Z dan F di Jalan Teluk Permata, Jakarta Utara.
Tersangka ditangkap usai BNN melakukan pemeriksaan, penggeledahan, sekaligus penggerebakan terhadap rumah yang ditempati tersangka untuk membuat narkoba.
Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Arman Depari, mengatakan pihaknya mengetahui kegiatan ilegal di rumah tersebut berdasarkan informasi masyarakat sekitar yang menaruh kecurigaan.
Baca juga: Hampir 90% Transaksi Narkoba Dikendalikan Dari Lapas
"Dari beberapa hari penyelidikan, kita simpulkan untuk melakukan tindakan, dan penggeledahan di rumah ini," ujar Arman, Selasa (10/3).
Para tersangka diketahui memproduksi narkoba jenis sabu. "Kelihatannya, rumah ini didesain sedemikian rupa, sehingga tidak seperti produksi rumahan. Namun setelah dilihat, menghasilkan produksi cukup banyak," tutur Arman.
Hasil produksi narkoba rumahan diduga belum terlalu banyak. "Yang jelas seluruh bahan yang ditemukan, zat kimia cair atau padat, itu adalah narkotika jenis sabu. Atau paling tidak bahan dasar untuk pembuatan narkotika," ucapnya.
Baca juga: BNN Temukan Modus Baru Penyelundupan Narkoba
Selain kedua tersangka, BNN juga menjerat seorang tersangka berinisial A, yang saat ini berada di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Jawa Tengah.
"Sampai saat ini, ada tiga orang yang kita amankan. Nanti kita akan lakukan pemeriksaan, kroscek bukti, saksi-saksi dan hasil penyelidikan, untuk menentukan peran masing-masing. Kemudian kita akan tentukan statusnya," terang Arman.
"Yang jelas, satu orang berinisial A berada di LP dan terlibat dalam kegiatan ilegal ini," imbuhnya. Tersangka yang berada di LP melakukan komunikasi melalui telepon, pesan teks dan panggilan video, untuk menjalankan bisnis pembuatan narkoba.(OL-11)
BNN menegaskan komitmen memerangi narkotika secara komprehensif, baik melalui tindakan tegas maupun pencegahan.
Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto menegaskan bahwa stabilitas keamanan negara sangat bergantung pada keberhasilan penanganan narkoba.
Direktorat Interdiksi Narkotika Bea Cukai bersama Kanwil Bea Cukai Aceh, Bea Cukai Langsa, dan BNN menggagalkan penyelundupan narkotika dalam jumlah besar di Aceh Timur.
Ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas kelembagaan BNN RI dalam menghadapi tantangan permasalahan narkotika yang semakin kompleks, lintas sektor, dan dinamis.
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar keberadaan clandestine laboratory atau pabrik narkotika ilegal milik jaringan internasional.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan dua warga negara asing (WNA) berinisial TK dan MK yang diduga kuat merupakan bagian dari jaringan narkotika internasional.
PT Eratex Djaja Tbk, produsen tekstil yang memasok untuk merek global seperti Uniqlo dan H&M, membantah kabar yang menyebut perusahaan tengah menghadapi permohonan PKPU
Arief menyebut perusahaan-perusahaan makanan minuman terus berusaha untuk mengelola sampah plastik. Salah satu upayanya adalah membentuk industri daur ulang.
GUBERNUR DKI Jakarta, Pramono Anung, menghadiri kegiatan World of Coffee Jakarta di Jakarta International Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, pada Sabtu (17/5).
Thule Perusahaan produsen peralatan aktivitas outdoor asal Swedia menggelar Thule Expo #BringYourLife di Pantai Indah Kapuk (PIK) Avenue Atrium, Jakarta, 5-10 November 2024.
SERIKAT pekerja sektor pertembakauan mengungkapkan kekhawatiran terhadap dampak negatif dari kebijakan restriktif dalam Peraturan Pemerintah terkait rokok polos tanpa merek
KLHK menilai perlu adanya upaya paksa untuk meningkatkan partisipasi produsen dalam upaya pengurangan sampah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved