Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tengah melakukan proses observasi terhadap potensi adanya patahan atau sesar lempeng bumi di wilayah Jakarta bagian utara.
Observasi itu dilakukan dengan memasang sejumlah alat yang dapat mendeteksi getaran pergerakan lempeng atau mendeteksi adanya getaran gempa sekecil apapun.
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyebut observasi itu dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap adanya kemungkinan gempa di Jakarta.
"Jadi, ini untuk mencatat adanya gempa sekecil apa pun. Di permukaan bumi mungkin kita tidak merasakan tapi di dasar bumi itu mungkin terjadi gempa dengan skala kecil dan alat itu bisa merasakan dan mencatatnya," ungkap Dwikorita di Jakarta, Rabu (5/2).
Baca juga: Pohon yang Ditebang di Monas Disimpan Sudin Pertamanan Jaktim
Mantan rektor Universitas Gajah Mada itu menjelaskan kejadian gempa memang tidak bisa diprediksi hingga saat ini.
Namun, dengan observasi itu, diharapkan dapat diperoleh data mengenai pola gempa yang terjadi sehingga pemerintah dapat mengantisipasi.
"Meski belum tentu benar ya ada atau tidak. Makanya kita ingin periksa. Dengan pemeriksaan ini nanti kita dapat data dan kita bisa lihat polanya. Kita ini kan memang lembaga negara yang mesti punya kecemasan dan kecurigaan tingkat ekstrem supaya bisa mengantisipasi bencana ke depan," tandasnya. (OL-1)
BMKG memprediksi pagi hari di sebagian besar wilayah Jakarta akan diawali dengan kondisi berawan tebal.
Kecepatan angin di wilayah Lampung umumnya berkisar antara 18-55 kilometer per jam, terutama di wilayah pesisir dan perairan seperti perairan Barat Lampung
Prakirawan BMKG Cilacap, Adnan Dendy Mardika, mengatakan tinggi gelombang di wilayah tersebut berpotensi mencapai 2,5 hingga 4 meter.
BMKG memprediksi adanya cuaca ekstrem di Indonesia yang umumnya didominasi oleh kondisi hujan ringan hingga hujan lebat pada 27 Januari-29 Januari 2026.
BMKG mencatat cuaca ekstrem yakni hujan dengan intensitas lebat hingga ekstrem di beberapa wilayah Indonesia, antara lain di DK Jakarta (171,8 mm/hari), Banten, Jawa Barat
BMKG memastikan rangkaian gempa tersebut tidak berpotensi tsunami dan hingga saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa maupun gempa susulan.
BMKG memprediksi pagi hari di sebagian besar wilayah Jakarta akan diawali dengan kondisi berawan tebal.
Wakaf Salman terus memperkuat perannya dalam pengembangan wakaf produktif di Indonesia, dengan menjadikan Jakarta sebagai simpul kolaborasi nasional.
BMKG mencatat cuaca ekstrem yakni hujan dengan intensitas lebat hingga ekstrem di beberapa wilayah Indonesia, antara lain di DK Jakarta (171,8 mm/hari), Banten, Jawa Barat
Perbaikan jalan harus dilakukan secara cepat, responsif, dan menyeluruh, dengan menempatkan keselamatan warga sebagai prioritas utama.
Kondisi cuaca signifikan ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan pengaruh tidak langsung dari Siklon Tropis Luana yang terpantau bergerak di selatan perairan Indonesia.
Kehadiran JIS yang terintegrasi dengan berbagai moda transportasi mulai dari KRL hingga Trans-Jakarta menjadi modal kuat bagi Jakarta Utara untuk tumbuh sebagai kawasan masa depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved