Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
WALI Kota Bekasi Rahmat Efendi menyebut dua jalan layang atau flyover yang baru saja diresmikan pagi ini akan menjadi aset Pemprov Jawa Barat.
Hal tersebut disebabkan dua flyover yakni Cipendawa dan Rawa Panjang merupakan flyover yang membentang di jalan provinsi.
Meski berada di bawah kewenangan pemprov, Rahmat menyebut harus turun tangan mengupayakan penguraian kemacetan di wilayahnya dengan berbagai cara, salah satunya dengan bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta membangun flyover.
Dua flyover itu diakui Rahmat dibangun dengan bantuan keuangan dari Pemprov DKI.
"Bahkan jalan ini, saya sampaikan Pak Gubernur, adalah jalan yang menjadi kewenangan (Pemerintah) provinsi (Jawa Barat). Tapi kalau cara berpikir kita tidak 'think out of the box' kita tidak bisa cara berpikir mengalir sesuai dengan alur, maka jembatan ini tidak akan ada," kata Rahmat saat peresmian flyover Cipendawa dan Rawa Panjang, Jumat (31/1).
Sebagai bagian tertib administrasi, Rahmat akan segera meminta kepada stafnya untuk segera menyerahterimakan aset flyover Cipendawa dan Rawa Panjang pada Pemprov Jabar.
Baca juga : Pemprov DKI Berlakukan Parkir Ganjil Genap di Dua Kawasan
"Oleh karena itu, nanti saya pesan ke pejabat di lingkungan pemerintahan Kota Bekasi. Yang pertama adalah bahwa aset ini tidak diberikan kepada Pemerintah Kota Bekasi, karena KIB-nya ada di Jawa Barat. Tertib administrasi pengelolaan barang. Maka kamipun akan serahkan kepada Gubernur Jawa Barat," terangnya.
Ia pun sempat berkoordinasi dengan Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengenai rencana pembangunan dua flyover tersebut yang akan menggunakan dana bantuan keuangan dari Pemprov DKI Jakarta. Hal itupun mendapat dukungan penuh dari Pemprov Jabar.
Untuk itu setelah mendapat persetujuan Pemprov Jabar, Rahmat pun segera mengajukan usulnya ke dalam proposal bantuan keuangan yang diberikan pada Pemprov DKI pada 2016 silam. Proposal itupun disetujui dan dana dikucurkan pada pertengahan 2017.
"Saya datang ke beliau dan disambut baik. Kalau kita pikir, mungkin 3 masa jabatan Wali Kota tidak akan selesai kalau menggunakan anggaran APBD Kota Bekasi. Alhamdulillah lebih dari Rp300 miliar dengan berbagai proses, hari ini beliau hadir di sini dan meresmikan, bukan hanya untuk kepentingan kota DKI Jakarta, tapi ini juga menjadi kepentingan nasional, dan Jawa Barat. Karena jalan ini adalah jalan Narogong yang memang kartu induk barang (KIB)-nya ada di Provinsi Jawa Barat" pungkasnya.
Adapun kedua flyover dibangun menggunakan anggaran hibah dari Pemprov DKI senilai Rp660 miliar yang diberikan dalam dua tahap dan dipakai untuk pembangunan konstruksi serta pembebasan lahan sejak 2017 silam.
Tahap pertama diberikan senilai Rp188 miliar untuk konstruksi dan Rp372 miliar untuk pembebasan lahan. Tahap kedua diberikan senilai Rp228 miliar.(OL-7)
SEPANJANG tahun 2025, Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi provinsi tertinggi di Indonesia pada angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) membantah tidak memiliki dana untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu pada Januari 2026.
BMKG memprakirakan potensi curah hujan dengan intensitas sedang- sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada periode 23 - 29 Januari 2026 di Jawa Barat.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat membatasi spesifikasi kendaraan AMDK yang melintas dengan lebar maksimal 2.100 mm, JBB maksimal 8 ton, dan MST 8 ton.
Di Kabupaten Karawang dampak banjir cukup luas, yakni melanda 12 kecamatan dan 23 desa, dengan total 3.932 kepala keluarga terdampak.
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
MENYUSUL potensi cuaca ekstrem dan banjir Bekasi yang berisiko mengganggu keamanan dan keselamatan warga sekolah, siswa ditetapkan untuk lakukan pembelajaran daring.
BENCANA hidrometeorologi kembali melanda Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sebanyak 31 desa yang tersebar di 13 kecamatan dilaporkan terdampak banjir Bekasi dan tanah longsor.
Pihak kepolisian mengimbau generasi muda di wilayah Bekasi agar tidak mudah terprovokasi melalui media sosial yang sering kali menjadi pemicu bentrokan fisik.
Kondisi geografis yang berada dekat dengan kawasan pantai menyebabkan air laut pasang masuk ke wilayah pemukiman, termasuk lingkungan pesantren Fastabiqul Khoirots.
Hingga Jumat (23/1) dini hari pukul 02.00 WIB, kawasan Pengasinan, Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, dilaporkan masih terendam banjir.
5 kecamatan yang terkena dampak ialah Rawalumbu, Pondok Gede, Mustikajaya, Jatiasih, dan Bekasi Utara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved