Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA jalan layang atay flyover di Bekasi telah rampung dan diresmikan hari ini oleh Wali Kota Bekasi Rahmat Efendi bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Rahmat Efendi optimistis kehadiran dua jalan layang itu telah mengurangi titik kemacetan. Diyakini kemacetan di wilayah itu akan berkurang hingga 30%.
"Tadi saya sudah sampaikan bahwa ada 19 titik macet di Kota Bekasi. Dua tahun yang lalu kita bisa menyelesaikan konsen Jati Asih dan Ujung Menteng. Sekarang ini bukan dua titik, tiga titik. Tahu sendiri, Jati Asih itu mengurai jalan nasional. Ujung Menteng mengurai jalan provinsi. Artinya ya sudah 30% (kemacetan berkurang). Tiga titik ini sudah 30%," ungkapnya usai peresmian flyover di Bekasi, Jumat (31/1).
Baca juga: Anies Resmikan Dua Flyover di Bekasi
Menurutnya, sisa titik-titik kemacetan lainnya juga harus dibereskan Pemkot Bekasi meski masih berkaitan dengan wewenang pemerintah pusat karena merupakan jalan nasional.
"Ada titik-titik lain tapi ini masalah jalannya beda. Yang satu jalan nasional yang Rawa Panjang. Yang ini jalan Provinsi. Dan yang Jati Asih bahkan mendukung pintu keluar-masuknya tol Jati Asih," ungkapnya.
Sementara itu, Rahmat menambahkan untuk memecah kemacetan di Bekasi memang harus melibatkan banyak pihak. Sebab, sebagian besar jalan-jalan di Bekasi adalah jalan nasional serta jalan provinsi yang terhubung dengan jalan nasional.
"Karena yang dipecahkan persoalan akut di Kota Bekasi itu adalah titiknya satu jalan nasional, satu jalan provinsi, satu lagi antara provinsi dan nasional yaitu Jati Asih," tandasnya.
Dua flyover yang diresmikan hari ini adalah flyover Cipendawa dan Rawa Oanjang. Flyover Cipendawa akan menghubungkan Jalan Raya Cipendawa dan Jalan Raya Narogong.
Sementara flyover Rawa Panjang menghubungkan Jalan Jenderal Ahmad Yani dan Jalan Raya Narogong. Flyover ini juga menjadi akses tercepat menuju TPST Bantargebang.
Untuk diketahui kedua flyover dibangun menggunakan anggaran hibah dari Pemprov DKI senilai Rp660 miliar yang diberikan dalam dua tahap dan dipakai untuk pembangunan konstruksi serta pembebasan lahan sejak 2017 silam.
Tahap pertama diberikan senilai Rp188 miliar untuk konstruksi dan Rp372 miliar untuk pembebasan lahan. Tahap kedua diberikan senilai Rp228 miliar. (OL-1)
MENYUSUL potensi cuaca ekstrem dan banjir Bekasi yang berisiko mengganggu keamanan dan keselamatan warga sekolah, siswa ditetapkan untuk lakukan pembelajaran daring.
BENCANA hidrometeorologi kembali melanda Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sebanyak 31 desa yang tersebar di 13 kecamatan dilaporkan terdampak banjir Bekasi dan tanah longsor.
Pihak kepolisian mengimbau generasi muda di wilayah Bekasi agar tidak mudah terprovokasi melalui media sosial yang sering kali menjadi pemicu bentrokan fisik.
Kondisi geografis yang berada dekat dengan kawasan pantai menyebabkan air laut pasang masuk ke wilayah pemukiman, termasuk lingkungan pesantren Fastabiqul Khoirots.
Hingga Jumat (23/1) dini hari pukul 02.00 WIB, kawasan Pengasinan, Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, dilaporkan masih terendam banjir.
5 kecamatan yang terkena dampak ialah Rawalumbu, Pondok Gede, Mustikajaya, Jatiasih, dan Bekasi Utara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved