Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PENANGANAN banjir tidak bisa ditangani sendiri oleh pemerintah DKI Jakarta. Tumpang tindih kewenangan antara pemerintah daerah dan pusat menjadi salah satu penyebab sulitnya menyelesaikan masalah tahunan tersebut.
"Jadi koordinasi dan komunikasi kedua pihak ini menurut saya juga tidak baik. Misalnya seperti (perawatan) jalan, aspalnya jadi kewenangan pemerintah pusat sedangkan trotoarnya pemerintah DKI. Kenapa tidak disederhanakan saja jadi satu," ujar Anggota DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh, Kamis (2/1).
Baca juga: Bandara Halim Sudah Beroperasi Normal
Untuk diketahui, Pemerintah DKI bertanggung jawab terhadap 13 sungai. Namun, upaya pengelolaan sungai tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah DKI. Nova mengungkapkan, dalam pelaksanaannya pemerintah DKI memang melakukan efisiensi anggaran lantaran dana perimbangan yang belum diberikan.
Dalam menyelesaikan permasalahan banjir, sambung Nova, anggaran telah digelontorkan untuk melakukan normalisasi kali dan pembuatan waduk. Namun, rencana itu masih menemui hambatan terkait pembebasan lahan.
"Ada yang sudah tinggal bayar saja. Tapi juga menemukan masalah seperti pada saat pembuatan waduk ternyata alat berat tidak bisa masuk karena gangnya kecil otomatis kami harus menambah untuk membebaskan lahan lagi agar alat berat bisa masuk," ungkapnya.
Selanjutnya, sambung Nova, pembahasan anggaran banjir akan dibahas dalam APBD perubahan. Selain itu, dia juga akan mengusulkan anggaran alokasi khusus perawatan sungai ke pemerintah pusat.
Baca juga: Jokowi Perintahkan Evakuasi Korban Banjir Dipercepat
"Untuk sungai kenapa tidak semuanya jadi tanggung jawab DKI saja. Itu bisa diajukan anggaran alokasi khusus," imbuhnya.
Selain itu, kata dia, pemerintah DKI harus gencar membuat tanah resapan di berbagai fasilitas umum. (OL-6)
Letaknya yang strategis di samping JIS menjadikannya salah satu titik potensial untuk pengembangan wisata urban di Jakarta Utara.
Menurut Pramono, dengan dukungan konektivitas tersebut, penyelenggaraan kegiatan berskala besar di JIS dan Ancol akan lebih mudah dijangkau masyarakat.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta selaku pemegang saham mayoritas melakukan perubahan pada susunan Dewan Komisaris Transjakarta
Pemprov DKI Jakarta terapkan WFH dan PJJ akibat cuaca ekstrem Januari 2026. Simak durasi kebijakan dan aturan lengkap dari Gubernur Pramono Anung.
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta mengimbau pekerja swasta dan aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta menerapkan work from home atau bekerja dari rumah akibat cuaca ekstrem yang melanda DKI
Dinas Bina Marga sebenarnya sudah mengenal dan mulai menggunakan material beton porus maupun aspal porus yang memiliki kemampuan menyerap air.
Tasriah 75 tahun, penderita sakit stroke di kampung Dukuh Desa Mulyasari, Pamanukan Subang, harus seger dievakuasi karena ketinggian banjir makin naik.
Umur tanaman padi yang terendam air berkisar 10 hingga 25 hari
Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto mengimbau masyarakat agar memanfaatkan layanan darurat kepolisian apabila membutuhkan bantuan.
Ia menegaskan kondisi tersebut menuntut penguatan kesiapsiagaan dari berbagai sektor, terutama dalam menghadapi potensi dampak cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi.
Banjir yang melanda Kabupaten Bekasi pada akhir Januari 2026 memaksa 15.335 jiwa warga mengungsi ke sejumlah lokasi aman.
Dampaknya sangat dirasakan oleh para petani dan pedagang kecil yang kini kehilangan mata pencaharian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved