Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
JAKARTA di masa kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan masih dilanda banjir. Selama dua tahun masa pemerintahan Anies, program pengentasan banjir melalui normalisasi sungai berhenti.
Ia justru lebih mengandalkan program pemerintah pusat yakni pembangunan waduk-waduk di daerah hulu.
Alasannya banjir Jakarta masih terjadi karena masih belum berkurangnya volume air dari hulu yang mengalir ke hilir yang ditambah faktor permukaan tanah di Jakarta pada daerah pesisir lebih rendah dibandingkan laut.
"Selama volume dari hulu tidak dikendalikan. Maka sebesar apapun yang kita buat, sebesar apapun jalur di laut akan masalah. Kita menghadapi permukaan tanah yang lebih rendah dan permukaan air laut yang tinggi," ujar Anies dalam konferensi pers dua tahun masa jabatannya di Balai Kota, Selasa (15/10).
Untuk itu ia pun fokus untuk terus membuat kolam-kolam retensi di daerah hulu untuk memecah volume air dari hulu. Ini juga akan ditambah dua waduk besar yang dibangun oleh pemerintah pusat yakni Waduk Ciawi dan Waduk Sukamahi.
Baca juga : Dua Tahun Anies, PDIP: TGUPP Nihil Kinerja
Ia menyebut telah berkomunikasi untuk melakukan program ini dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta presiden.
Normalisasi menurutnya bukan satu-satunya penyelesaian banjir. Karena saat ini menurut fakta lokasi yang masih dilanda banjir justru yang sudah dilakukan normalisasi.
Di sisi lain, untuk menghentikan laju pernurunan muka tanah sebagai pencegahan banjir di wilayah pesisir, ia akan terus membangun pipanisasi jaringan air bersih.
Sebab, dari penelitian Japan International Cooperation Agency (JICA) melalui pembangunan pipa jaringan air bersih menghentikan laju penurunan muka tanah. Sementara pada daerah yang belum dipipanisasi, laju penurunan muka tanahnya terus terjadi.
"Ini sekaligus kita akan dorong untuk menahan laju muka tanah dan memperluas jangkauan layanan air bersih," ungkapnya.(OL-7)
MENTERI Perhubungan RI Dudy Purwagandhi meninjau langsung jalur kereta api lintas Pekalongan-Sragi, Jawa Tengah, yang terdampak banjir akibat cuaca ekstrem, Rabu (21/1).
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Seorang remaja berinisial J (19) dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di lapangan sepak bola yang terendam banjir
553 kepala keluarga (KK) di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terdampak banjir menyusul jebolnya tanggul Sungai Citarum
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto, Jawa Tengah masih membatalkan sejumlah perjalanan kereta api (KA).
Kepala BNPB memastikan setiap kepala keluarga yang kehilangan rumah akan memperoleh satu unit hunian, meski sebelumnya tinggal bersama dalam satu rumah.
Bapenda telah menelusuri faktor penyebab anjloknya penerimaan BPHTB.
BMKG mengimbau kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah hingga akhir Januari 2026.
, pembukaan rute-rute baru tersebut menjadi langkah lanjutan untuk mengoptimalkan konektivitas transportasi publik yang saat ini telah mencapai 92%.
Efektivitas OMC telah teruji pada saat puncak hujan akhir pekan lalu.
Pendekatan represif dan pengamanan tidak lagi memadai mulai menjadi arus utama dalam kebijakan daerah.
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved