Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS penabrakan anggota polisi lalu lintas (polantas)yang dilakukan pengemudi mobil di Pasar Minggu, Jakarta, Senin (16/9), berakhir damai. Didampingi sang istri, pengemudi bernama Tavipuddin (50) menyampaikan permohonan maafnya kepada korban, Bripka Eka Setiawan (37), di Gedung Direktorat Lalu Lintas, Mapolda Metro Jaya, Selasa (17/9).
"Dengan ini saya meminta maaf kepada masyarakat, khususnya kepada Bripka Eka Setiawan yang telah menjadi korban," ujar Tavipuddin di hadapan wartawan.
Selain meminta maaf pada Bripka Eka, Tavipuddin juga meminta masyarakat untuk tidak meniru apa yang telah diperbuatnya. "Apa yang saya lakukan ini memang salah dan saya meminta maaf yang sebesar-besarnya, yang sedalam-dalamnya," imbuhnya.
Sebagai korban, Bripka Eka bersedia memaafkan kesalahan yang dilakukan Tavipuddin, lebih-lebih setelah Bripda Eka mengetahui bahwa pelaku sedang mengidap penyakit kanker. "Saya tidak mengetahui kalau kondisi Bapak seperti ini. Saya ikhlas dan rida. Saya memaafkan dan saya mencabut laporan yang saya buat. Semoga semua ini ada hikmahnya," tuturnya.
Anggota Unit Lantas Polsek Pasar Minggu itu selanjutnya menceritakan apa yang dirasakannya saat berada di atas kap mobil pelaku. "Saya hanya berpasrah diri kepada Allah SWT. Saya tahu ini sangat membahayakan bagi saya, anak, dan istri saya, tapi ini tugas kami. Semoga ke depan tidak terjadi kepada rekan-rekan kami yang ada di lapangan," tambahnya.
Kasus ini bermula dari Bripka Eka yang sedang melakukan patroli gabungan bersama Dinas Perhubungan terkait dengan parkir liar pada Senin (16/9). Ternyata mobil milik Tavipuddin tertangkap tangan sedang parkir di bahu jalan.
Saat dilakukan pemeriksaan, lanjut Bripka Eka, pelaku tidak kooperatif dan berusaha untuk melarikan diri hingga menyeret tubuhnya sejauh 200 meter. Padahal, rencananya petugas gabungan akan mengangkut mobil itu dengan menggunakan kendaraan derek Dishubtrans DKI Jakarta.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono, menyampaikan apresiasinya secara khusus terhadap aksi yang dilakukan Bripka Eka. Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono.
"Kapolda ingin tahu, anggotanya yang mana sih? Setelah tahu, kita ajak ngopi-ngopi di ruang beliau dan kapolda menyampaikan apresiasinya. Namun, kapolda berpesan agar jangan diulangi lagi. Itu rawan. Anggota yang lain juga jangan mengikuti," ucap Argo.
Sementara itu, mengenai penghargaan yang akan diberikan kepada Bripka Eka, menurut Argo, pihaknya akan membicarakan dengan bagian Sumber Daya Manusia untuk dirumuskan lebih lanjut. (Tri/J-2)
ANGGOTA Komisi III DPR RI Adang Daradjatun menekankan bahwa reformasi Polri dan Kejaksaan Republik Indonesia tidak boleh berhenti pada aspek regulasi semata.
Mayoritas publik atau sekitar 67 persen percaya bahwa penempatan Polri di bawah kementerian berpotensi mengurangi independensi kepolisian.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan penurunan IHSG dipicu oleh penilaian MSCI terkait isu transparansi pasar saham Indonesia.
Menegaskan kembali posisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berada di bawah komando Presiden adalah keputusan yang tepat.
Kondisi tersebut menjelaskan mengapa kritik publik terhadap Polri kerap dirangkum dalam ungkapan 'tajam ke bawah, tumpul ke atas.'
ANALIS Politik dan Isu Intelijen, Boni Hargens mengapresiasi sikap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menolak usulan penempatan Polri di bawah kementerian.
Dengan berkendara yang aman dan bertanggung jawab, kita bisa mengurangi risiko kecelakaan dan menjaga keselamatan di jalan.
Mengantuk saat berkendara adalah salah satu penyebab utama kecelakaan di jalan raya. Kondisi ini sering terjadi ketika tubuh tidak cukup istirahat atau karena perjalanan panjang yang monoton.
Berkendara jarak jauh memerlukan persiapan matang dan kewaspadaan ekstra. Dengan mengikuti tips aman berkendara di atas, perjalanan Anda akan lebih nyaman dan mengurangi risiko kecelakaan.
Salah satu ancaman terbesar yang dihadapi pengemudi ialah microsleep - kondisi seseorang tertidur sesaat tanpa disadari, biasanya berlangsung beberapa detik, ada tips mencegah microsleep.
Berkendara dapat dilakukan di berbagai jenis jalan, baik itu di jalan raya, jalan kota, maupun jalan pedesaan, dengan memperhatikan faktor-faktor seperti cuaca, kondisi kendaraan
Kampanye tersebut didasari banyaknya fenomena orang yang merokok saat berkendara, menimbulkan risiko kecelakaan lalu lintas di Kota Malang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved