Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Bekasi kembali memberikan kesempatan bagi pengelola Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Sumur Batu, Bantargebang. Meskipun, Surat Teguran (SP) 1 sudah mereka layangkan setelah tiga kali gagal uji coba.
Seperti yang diketahui, pemerintah bersama dengan pengelola PLTSa telah melakukan uji coba pertama pada 7 Februari lalu, uji coba kedua dilakukan pada 14 Maret dan ketiga pada 4 April. Semua hasilnya belum memuaskan. Hingga akhirnya, pada 23 April lalu, Pemerintah Kota Bekasi telah memberikan surat teguran pertama.
“Kita akan kembali uji coba mesin pembangkit listrik tenaga sampah oleh pihak ketiga dalam hal ini PT Nusa Wijaya (NW) Abadi. Kita lihat saja nanti hasilnya,” kata Kabid Persampahan pada Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Bekasi, Kiswanti, Selasa (23/7).
Kiswanti menjelaskan, untuk uji coba kali ini akan memproduksi listrik dari bahan sampah sebesar 19 megawatt. Penetapan besaran listrik yang dihasilkan ini sudah sesuai dengan nota kesepakatan antara Pemerintah Kota Bekasi dengan PT NW Abadi.
Baca juga : PLTSa Bantargebang Diklaim Pertama di Indonesia
“Kesepakatan itu sudah dibuat sejak 2016 lalu,” katanya.
Sebenarnya, kata dia, pihak pengelola meminta untuk uji coba nanti listrik yang dihasilkan 9 megawatt. Namun, karena dokumen yang masuk dalam perjanjian awal 19 megawatt, maka usulan itu tidak bisa ditolerir.
“Usulan 9 megawatt itu belum memiliki pemberkasan dokumen,” ujarnya.
Menyangkut adanya surat teguran pertama, Kiswanti belum bisa memberikan penjelasan lebih lanjut. Menurut dia, pemerintah daerah telah memberi kesempatan kembali kepada pengelola agar dianggap memenuhi perjanjian yang sudah dibuat.
“Pokoknya kita berikan kesempatan kembali,” jelasnya. (OL-7)
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Menjelang Ramadan, kegiatan bersih-bersih masjid mulai marak dilakukan warga untuk menyiapkan tempat ibadah yang lebih higienis dan nyaman.
Penerapan tarif telah disepakati bersama antara Pemkot Bekasi, Organisasi Angkutan Darat (Organda), dan para sopir angkot.
POLDA Metro Jaya mengungkapkan bayi yang ditemukan di sebuah apartemen Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (9/2), dinyatakan meninggal dunia.
WALI Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono meninjau langsung lokasi banjir yang merendam permukiman warga di Gang Mawar, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Jumat (30/16).
Banjir kembali merendam Kota Bekasi akibat hujan deras dan luapan Kali Bekasi. BPBD mencatat 15 titik genangan di 7 kecamatan dengan air hingga 150 cm.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyoroti pengelolaan sampah di sejumlah terminal bus yang dinilai masih jauh dari standar lingkungan.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol menyatakan rest area menjadi salah satu titik penting untuk mendorong perubahan budaya pengelolaan sampah di masyarakat.
WAKIL Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Diaz Hendropriyono menyoroti potensi lonjakan jumlah pemudik pada musim mudik Lebaran 2026.
Melalui pendekatan edukasi dan pemanfaatan teknologi, program-program ini bertujuan untuk mengurangi timbulan sampah di tempat pembuangan akhir sekaligus memberdayakan masyarakat.
Anggota DPR RI Arif Riyanto Uopdana mendorong pembangunan TPS 3R dan TPA modern di Pegunungan Bintang demi atasi masalah sampah di Oksibi
Longsor sampah di TPST Bantargebang menjadi peringatan bagi tata kelola sampah Jakarta. Pemprov DKI diminta memperkuat pemilahan dari rumah dan pemberdayaan bank sampah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved