Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
BERDASARKAN data dari TomTom Traffic Index, tingkat kemacetan Jakarta turun sebesar 8% di tahun 2018. Menanggapi hal tersebut, Pengamat Perkotaan, Yayat Supriyatna, memperkirakan banyak masyarakat yang mulai meninggalkan kendaraan pribadinya.
"Ada kemungkinan masyarakat sudah pindah ke transportasi publik, " kata Yayat saat dihubungi, Jakarta, Jumat (28/6).
Baca juga: Waspada Modus Baru Pembobolan Uang di Mesin ATM
Yayat juga menyebutkan lompatan-lompatan besar Pemerintah Provinsi (Pemprov) dalam menyediakan transportasi masal juga menjadi indikasi menurunnnya kemacetan di Jakarta.
"Sudah ada MRT (moda raya terpadu), TransJakarta, LRT (lintas raya terpadu). Menurun (kemacetan) itu bagian dari proses itu semua, " jelasnya.
Kendati demikian, ia mengatakan, penurunan kemacetan tersebut juga adanya kemungkinan masyarakat beralih ke transportasi daring yang cukup besar. "Tapi mungkin juga ada pindahnya ke online, kemungkinan ke online cukup besar kelihatannya, " pungkasnya.
Dapat diketahui, berdasarkan data dari situs TomTom, Jakarta menduduki peringkat ketujuh kota termacet di dunia. Tingkat kemacetannya sebesar 53% atau turun 7% dari 2017. Penurunan ini tercatat paling besar dibanding kota-kota lainnya di dunia. Peringkat ketujuh ini turun dari posisi keempat tahun lalu.
Hari paling macet di Jakarta pada tahun 2018 tercatat di tanggal 15 Februari sementara hari paling tidak macet di tanggal 18 Juni. Kemacetan pagi hari di hari kerja sebesar 63% sementara kemacetan di malam hari 88%.
TomTom menjelaskan bahwa persentase tingkat kemacetan menunjukkan tambahan waktu perjalanan bagi pengendara sepanjang tahun. Awalnya, TomTom menetapkan batas waktu perjalanan dalam kondisi tidak macet di setiap ruas jalan. TomTom kemudian menganalisis waktu perjalanan sepanjang tahun dan membandingkannya dengan kondisi tidak macet. (OL-6)
Meski terjadi kenaikan harga cabai merah kriting, namun Pramono berupaya agar harga bahan pokok tersebut bisa tetap terjaga.
Dalam jangka panjang, paparan terus-menerus dapat memicu penyakit kronis hingga mematikan.
Program SSG merupakan solusi nyata bagi sekolah yang mayoritas siswanya berasal dari keluarga prasejahtera.
Kebijakan yang terlampau restriktif dapat mengganggu ekosistem bisnis yang melibatkan banyak pihak, termasuk sektor UMKM.
Perumda Air Minum PAM JAYA menargetkan pembagian 2.000 toren air gratis sepanjang 2026 bagi warga Jakarta, khususnya pelanggan kategori tertentu, guna mendukung pemerataan akses air bersih.
hingga 23 Februari 2025 tercatat sebanyak 185 bangunan lapangan padel di Jakarta belum mengantongi izin resmi.
Kondisi ini memicu antrean kendaraan yang mengular panjang, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.
MRT Timur-Barat Fase 2 Kembangan-Balaraja dibidik jadi solusi kemacetan dua arah Jakarta-Banten. Pemprov dan 8 pengembang mulai kajian TOD lintas wilayah.
SEBANYAK 109 tiang monorel di Jalan Rasuna Said, Jakarta akan dibongkar. Dinas Bina Marga DKI Jakarta berharap pembongkaran tiang monorel itu dapat memecah kemacetan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diminta tidak mengabaikan aspek sosialisasi kepada masyarakat.
Hindari kemacetan saat libur Nataru dengan aplikasi pantau kemacetan lalu lintas terbaik. Cek kondisi jalan dan rute alternatif secara real-time.
Haidar Yaafi menegaskan bahwa problem lalu lintas di Jakarta, Surabaya, Medan, dan kota metropolitan lainnya tidak bisa diatasi hanya dengan pelebaran jalan atau rekayasa fisik semata.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved