Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMPLOTAN bandit mengacak-acak rumah Budiono, salah seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Jalan Melati Raya, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok. Hampir seluruh barang berharga milik PNS tersebut digasak para komplotan badit.
Adapun barang-barang berharga yang digasak para komplotan bandit antara lain berupa 2 buah buku pemilik kenderaan bermotor (BPKB), 5 buah BPKB sepeda motor, 7 buah sertifikat hak milik (SHM), 21 jam tangan berbagai merek, dan 2 pasang sepatu produksi luar negeri.
Baca juga: Polisi bakal Periksa Pihak Lain Penyebar Hoaks Ratna
Kemudian, 3 buah ponsel, 4 kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. (BPJS), 2 buah laptop, 2 kotak perhiasan, buku tabungan, uang rupiah, dolar euro, real, yen dan dolar singapura. Kerugian ditaksir sekitar Rp3 miliar.
Berdasar informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi ketika Budiono sekeluarga melangsungkan mudik Lebaran ke kampung halaman di kawasan Ciamis, Jawa barat Senin (3/6). Saat itu kondisi rumah kosong.
"Si pemilik rumah pergi ke Ciamis untuk Lebaran," kata Kanit Reskrim Polsek Pancoranmas Inspektur I Hendra, Sabtu (8/6).
Hendra menjelaskan, bahwa begitu mengetahui rumah kosong, kawanan bandit langsung beraksi. Diduga, mereka masuk lewat pintu depan karena di daun pintu terdapat bekas congkelan linggis dan obeng.
“Caranya, mereka merusak akses di gerbang rumah korban dengan menggunakan benda tajam, “ ujar Hendra.
Saat itu, sambung Hendra situasi di sekitar lokasi kejadian sedang sunyi karena warga sekitar pada mudik kampung berlebaran. Tapi, para penggarong diduga telah mempelajari kondisi rumah berikut tetangganya. Jadi, saat mereka beraksi, tidak ada warga yang mengetahui pencurian tersebut.
Budiono, yang sehari-hari bekerja sebagai pegawai pemerintah di Jakarta lanjutnya, baru mengetahui peristiwa tersebut setelah balik dari Ciamis ke Jalan Melati Raya, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Jumat (7/6), karena PNS akan mulai bekerja sama, Senin (10/6).
Di kesempatan terpisah, Budiono mengaku mengetahui insiden ini dari salah seorang pengurus RW setempat yang menyebutkan pintu rumahnya telah terbuka sekitar pukul 03.00 WIB.
Baca juga: 42 Ribu Orang Tiba di Jakarta dari Stasiun Pasar Senen
“Saya dikabari pengurus RW saat pulang ke rumah, saya melihat pintu depan rumah sudah terbuka serta barang-barang berharga telah ludes, “ kayanya.
Kasus pencurian rumah kosong ini sedang ditangani penyidik Polsek Pancoran mas. Penyidik yang datang ke lokasi telah melakukan identifikasi jejak sidik jari pelaku. Pelaku diperkirakan lebih dari dua orang. ”Kita sedang buru pelaku,” papar Hendra. (OL-6)
Puncak arus mudik lebaran 2026 diprediksi terjadi dua kali. Mengantisipasi lonjakan masyarakat, Polda Jateng mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan
persiapan Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M, di tengah proyeksi 143,9 juta pergerakan masyarakat selama periode libur mudik lebaran 2026.
Memfasilitasi perjalanan pulang kampung tanpa biaya transportasi yang tinggi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menggelar program Mudik Gratis Pemprov DKI 2026.
Kebiasaan melepas aki yang dulunya dianggap ampuh mencegah aki soak atau korsleting, justru berisiko menimbulkan masalah baru pada mobil modern.
Jika sebelumnya banyak masyarakat yang baru memesan tiket satu minggu sebelum keberangkatan, tahun ini tren pemesanan justru melonjak sejak dini.
Salah satu risiko yang paling sering diabaikan saat meninggalkan kendaraan untuk mudik adalah penurunan daya aki atau aki soak.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Sebuah studi terbaru mengungkap adanya korelasi mengejutkan antara diagnosis kanker dengan peningkatan risiko perilaku kriminal pada pasien.
Kemudian apabila koordinator demo tidak melaporkan rencana demonstrasi dan tidak terjadi apa-apa atau keonaran maka dirinya tetap tidak akan dipidana.
Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta bukan sekadar peristiwa kriminal biasa, melainkan merupakan simbol dari luka sosial yang lama terpendam di dunia pendidikan.
Projo menyatakan dukungan terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, menuai sorotan pengamat politik Hendri Satrio.
Said mengaku tidak setuju dengan anggapan partai sebagai tempat berlindung dari jeratan pidana. Ia mengatakan partai merupakan tempat untuk bertukar pikiran demi kemajuan bangsa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved