Headline
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Kumpulan Berita DPR RI
ARUS mudik di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, sehari (H-1) jelang Lebaran Idul Fitri 1440 Hijrah/2019 mulai menurun bila dibandingkan hari sebelumnya dan tahun sebelumnya.
Faisal dan Sunanda, petugas piket Posko Monitoring Angkutan Lebaran 2019, dari Angkasa Pura, saat ditemui di Bandara Halim Perdana Kusuma, Selasa (4/6), mengatakan penurunan jumlah arus mudik ini terlihat signifikan pada pagi harinya pukul 07.00 hingga 08.00 WIB. "Hasil monitoring kami pagi tadi arus mudik hari ini lebih sepi," kata mereka.
Baca juga: H-1 Lebaran, Jumlah Pemudik di Stasiun Gambir Menurun
Faisal menyebutkan, penurunan jumlah arus mudik terlihat secara visual dari monitoring yang dilakukannya bersama Sunanda setiap hari mulai dari H-7 lebaran.
Setiap hari petugas piket Posko Angkasa Pura melakukan monitoring Posko Mudik Lebaran untuk melihat layanan penumpang, pergerakan kendaraan di area terminal, parkir, drop off dan moda transportasi lainnya seperti angkutan bandara (taksi dan Damri).
Ia mengatakan tidak terlihat antrean penumpang di pintu pengecekan tiket pesawat dan area drop off. "Kalau ramai biasanya terjadi antrean di check in dan pintu masuk, tapi pagi tadi tidak tampak antrean," tambahnya.
Sementara itu, Petugas Officer in Charge Bandara Halim, Erick Arachman menyebutkan hingga pukul 12.00 WIB terlihat memang ada penurunan jumlah penumpang pada H-1 lebaran ini.
Berdasarkan catatan di Posko Angkutan Lebaran 2019 Bandara Halim, jumlah pesawat yang berangkat dan tiba dari pukul 06.00 sampai 12.00 WIB sebanyak 23 unit yakni delapan kedatangan dan 15 berangkat dengan total jumlah penumpang 2.202 orang.
"Secara visual terlihat memang ada penurunan arus mudik, tapi secara angka masih terus dicatat sampai pukul 23.30 WIB, untuk rangkuman seluruh aktivitas penumpang," ujarnya.
Erick mengatakan aktivitas penumpang terlihat lebih ramai mulai pukul 12.00 WIB ke atas. Bila dibandingkan dengan sehari sebelumnya (H-2) Senin (3/6) total jumlah penumpang yang datang dan berangkat sebanyak 15.058 dengan jumlah 152 unit pesawat.
Baca juga: Libur Lebaran, Harga Tiket Ragunan Tetap Normal
Jumlah ini menurun dibandingkan dengan data penumpang pada periode yang sama tahun 2018, tercatat ada 187 total pesawat berangkat dan tiba, dengan jumlah penumpang keseluruhan 53.700 orang.
Menurut Erick, puncak arus mudik lebaran di Bandara Halim sudah terjadi pada tanggal 29 Mei 2019 dengan jumlah penumpang sebanyak 20.516 orang dan H-4 pada Sabtu (1/6) yakni 18.787 penumpang. (Ant/OL-6)
Sebanyak 323 bus dengan 16.086 kursi akan diberangkatkan dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Sementara dari Bandung disiapkan 23 bus dengan 1.133 kursi.
Pelindo telah memetakan sejumlah pelabuhan yang berpotensi mengalami lonjakan penumpang tertinggi selama mudik Lebaran tahun ini.
Dinas Kesehatan Klaten untuk pos kesehatan menerjunkan 180 tenaga kesehatan dari 34 puskesmas, 13 rumah sakit, 45 klinik, Ballkesmas, Dinas Kesehatan, dan Griya Sehat.
Pemeriksaan dilakukan di PO Cahaya Bakti Utama (CBU) Terminal Sumber, PO Bhineka Sangkuriang di kawasan Ciperna, serta PO Sahabat di Kecamatan Weru.
Hingga saat ini lebih dari 50 persen dari 2.440 kilometer jalan Provinsi di Jawa Tengah belum memiliki lampu penerangan jalan.
“Pembatasan ini akan mulai diberlakukan pada Jumat, 13 Maret 2026 pukul 00.00 WIB, hingga Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
Hingga saat ini lebih dari 50 persen dari 2.440 kilometer jalan Provinsi di Jawa Tengah belum memiliki lampu penerangan jalan.
Hingga 10 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, sebanyak 2.483.689 tiket telah terjual atau okupansi 55,2% dari total 4.498.696 tempat duduk.
Pertamina mengoperasikan Satgas Ramadan-Idulfitri 2026 untuk memastikan pasokan BBM, LPG, dan gas tetap aman selama Ramadan hingga arus mudik Lebaran.
Kilang Cilacap memastikan pasokan BBM aman jelang mudik Lebaran 2026. Inovasi Block Mode meningkatkan efisiensi pengolahan crude dan menjaga produksi energi nasional.
PT Jasa Marga membuka enam ruas tol sepanjang 198 km secara fungsional di Trans Jawa dan Trans Sumatera untuk mengurai kepadatan arus mudik Lebaran 2026.
Siapa pun yang melakukan pelanggaran terhadap itu akan dikenakan sanksi berat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved