Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono mengaku memiliki target ambisius dalam mengembangan dan menata transportasi di wilayah Jabodetabek pada 10 tahun mendatang.
“Kami tengah mengatur strategi untuk mengeksekusi rencana induk yang ada. Rencana induk ini memang sangat ambisius,” kata Bambang dalam diskusi panel Menyoal Masa Depan Sistem Transportasi Jabodetabek, Kamis (2/5).
Menurutnya, BPTJ telah memiliki rencana induk sebagai pedoman untuk pengembangan dan penataan transportasi di wilayah Jabodetabek. Rencana induk itu mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) No.55/2018 tentang Rencana Induk Transportasi Jabodetabek (RITJ).
"Program pengembangan akan dijalankan hanya dalam kurun waktu 10 tahun. Waktu pelaksanaan itu lebih singkat jika dibandingkan yang dibutuhkan Tokyo selama 50 tahun dan New York selama 70 tahun," ujarnya.
Baca juga: BPTJ Pastikan segera Intergrasikan Tiket Antarmoda Transportasi
Dia menambahkan, dengan masterplan yang ambisius harus diimbangi dengan SDM yang luar bisa. Karena tantangannya adalah bagaimana menyinergikan 5 kota besar di Jabodetabek.
"Kondisi emergency, kita nyatakan perang terhadap kemacetan di Jakarta, urgensi pembenahan transportasi di Jabodetabek sudah sangat tinggi," terangnya.
Oleh karena itu, pihaknya berharap dalam diskusi ini bisa mendapat masukan dari para pakar untuk menjadi pertimbangan dalam upaya pengembangan dan penataan transportasi di wilayah Jabodetabek.
Bahkan, dia tak memungkiri apabila Presiden Joko Widodo juga telah melaksanakan rapat terbatas (ratas) hingga tiga kali yang membahas transportasi di Jabodetabek. Sementara rapat terakhir mengenai keputusan pemindahan ibu kota dari Jakarta karena alasan yang sama.
"Kita concern masalah yang sama, Presiden juga sudah melakukan ratas, yang ketiga mengenai pemindahan ibu kota karena masalah kemacetan," paparnya.
Sementara itu, pengamat Tata Negara Ahmad Redi menyebut ada tiga hal yang perlu dilakukan terkait penegasan fungsi dan tanggung jawab BPTJ.
"BPTJ secara kelembagaan sebaiknya dibentuk menjadi Lembaga pemerintahan nonkementerian (LPNK) yang berkedudukan di bawah Presiden dan bertanggung jawab kepada Presiden melalui menteri yang mengoordinasikannya," ungkap Ahmad.
Selanjutnya, rencana Induk Transportasi Jabodetabek direvisi dengan memberikan kewenangan kepada BPTJ yang lebih luas. Karena saat ini regulasi yang ada hanya mengatur fungsi BPJT sebagai tugas koordinasi.
Kemudian pemerintah dapat mempertimbangkan membentuk Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) yang menjadi omnibus law transportasl Jabodetabek. Ahmad Redi menegaskan seharusnya pemerintah bisa membuat Perppu yang memperkuat regulasi BPTJ
"Masalah transportasi Jabodetabek itu genting karena menyangkut dampak besar pada perekonomian nasional, lingkungan hidup, kesehatan dan ketenteraman masyarakat," pungkasnya.
Turut menjadi pembicara dalam diskusi yang diselenggarakan Bisnis Indonesia yakni Pemimpin Redaksi Bisnis Indonesia Chamdan Purwoko dan Kepala Badan Pengelola BPTJ Bambang Prihartono. Sedangkan panelis yang hadir di antaranya pengamat/ahli Hukum Tata Negara Ahmad Redi, Wakil Ketua Pengurus Harian YLKI Sudaryatmo, CEO Toll Road Business Group Astra Kris Adi Sudiyono.(OL-5)
SEBANYAK 109 tiang monorel di Jalan Rasuna Said, Jakarta akan dibongkar. Dinas Bina Marga DKI Jakarta berharap pembongkaran tiang monorel itu dapat memecah kemacetan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diminta tidak mengabaikan aspek sosialisasi kepada masyarakat.
Hindari kemacetan saat libur Nataru dengan aplikasi pantau kemacetan lalu lintas terbaik. Cek kondisi jalan dan rute alternatif secara real-time.
Haidar Yaafi menegaskan bahwa problem lalu lintas di Jakarta, Surabaya, Medan, dan kota metropolitan lainnya tidak bisa diatasi hanya dengan pelebaran jalan atau rekayasa fisik semata.
Inner London Congestion Zone, Orchard-CBD Singapura dan Central Stockholm menjadi contoh bagaimana tarif diberlakukan untuk menahan volume kendaraan yang memasuki kawasan padat.
Laporan Bank Dunia tahun 2019 memperkirakan total kerugian akibat kemacetan di Indonesia mencapai lebih dari US$4 miliar setiap tahun.
Emiten properti PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) mengumumkan langkah strategis untuk memperkuat pangsa pasar di kawasan Jabodetabek
Ia menjelaskan, perubahan tata ruang yang tidak terkendali turut memengaruhi daya tampung air di wilayah Jabodetabek.
BMKG menggelar Operasi Modifikasi Cuaca di wilayah Jabodetabek mulai 16 hingga 22 Januari 2026 mitigasi menekan potensi bencana hidrometeorologi akibat tingginya curah hujan
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
BPBD menyebut banjir masih merendam 37 rukun tetangga (RT) dan 12 ruas jalan, Minggu (18/1) pukul 20.00 WIB di Jakarta.
BANJIR melanda sejumlah titik di Jakarta. BPBD Provinsi DKI Jakarta mengatakan, Minggu, (18/1) hingga pukul 20.00 WIB sebanyak 19 RT di Jakarta Barat terendam banjir, bantuan juga diberikan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved